Kompas.com - 07/01/2016, 07:35 WIB
Klinik Chiropractic First di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan. Dian MaharaniKlinik Chiropractic First di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan.
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com — Klinik Chiropractic First di Pondok Indah Mal, Jakarta Selatan, ternyata belum mengantongi izin dari pemerintah. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto. Klinik chiropractic ini sedang ramai diperbincangkan setelah adanya wanita muda yang meninggal dunia seusai menjalani terapi di klinik tersebut.

“Setelah saya cek sama teman-teman (Dinas Kesehatan DKI Jakarta) ke tempat (Chiropractic First), izinnya enggak ada. Ditanya izinnya mana, mereka enggak mengaku, enggak mau jawab benar. Akhirnya tetap kami tungguin, ngaku enggak punya izin,” jelas Koesmedi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (6/1/2016).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9, klinik adalah fasilitas layanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis dasar dan/atau spesifik. Untuk mendirikan klinik, tentunya harus mendapatkan izin dari pemerintah.

Koesmedi mengatakan, chiropractic pun tidak masuk dalam daftar pelayanan kesehatan yang harus mendapat izin dari Dinkes DKI jika mendirikan sebuah klinik.

“Saya sendiri juga lagi bingung karena chiropractic tidak masuk izinnya di saya (Dinkes DKI). Itu masuknya di pengobatan tradisional. Izinnya di mana, saya enggak tahu. Kalau spa yang juga tradisional, itu izinnya di Dinas Pariwisata,” kata Koesmedi.

Berdasarkan penelusuran Dinkes DKI, sudah ada enam cabang klinik Chiropractic First di Jakarta dan tiga cabang di Surabaya.

Menurut Koesmedi, klinik yang tidak berizin diusulkan untuk ditutup. Terlebih lagi, sebelumnya diketahui bahwa klinik tersebut memperkerjakan terapis asing yang disebut tengah memiliki masalah hukum di Amerika Serikat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kompas TV Dinkes Akan Segel Klinik Chiropractic
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Psikopat

Psikopat

Penyakit
7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

Health
Midriasis

Midriasis

Penyakit
13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

Health
Fibromyalgia

Fibromyalgia

Health
3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

Health
Hepatitis B

Hepatitis B

Penyakit
4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

Health
Perikarditis

Perikarditis

Penyakit
3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

Health
Kusta

Kusta

Penyakit
11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

Health
Osteoporosis

Osteoporosis

Penyakit
10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

Health
Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.