Kompas.com - 25/02/2016, 18:51 WIB
Ilustrasi jus wortel ShutterstockIlustrasi jus wortel
|
EditorBestari Kumala Dewi
KOMPAS.com - Makan wortel selama ini dikenal sangat baik untuk kesehatan mata. Ternyata, manfaat wortel lebih dari itu. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan American Journal of Clinical Nutrition, rutin makan wortel menurunkan risiko kanker payudara sebesar 60 persen.

Wortel kaya akan beta-karoten, yaitu zat kimia alami yang membuat makanan nabati berwarna cerah.

Para ilmuwan dari Eropa mempelajari 1.500 wanita yang didiagnosis dengan tumor payudara dan sekitar 1.500 wanita yang bebas kanker. Peneliti mencatat kebiasaan pola makan dan melakukan tes darah untuk mengukur kadar beta-karoten, serta zat nabati lain seperti vitamin C dan lycopene di dalam tubuh.

Hasil penelitian menunjukkan, wanita yang tinggi kadar beta-karoten karena konsumsi wortel maupun paprika, 40-60 persen lebiih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan kanker payudara.

Para ilmuwan percaya, beta karoten secara alami memberikan efek perlindungan pada tubuh. Beta-karoten juga terkandung dalam bayam, paprika merah, dan buah mangga. Wanita yang konsumsi makanan tersebut secara rutin, juga 40-60 persen lebih rendah risikonya terkena kanker payudara.

Sementara itu, menurut pejabat kesehatan setempat, beta-karoten sangat penting karena itu akan berubah menjadi vitamin A di dalam tubuh, sehingga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Dr Richard Berks menegaskan, mengurangi risiko kanker adalah dengan gaya hidup sehat. Menurut dia, sayuran sangat penting selalu ada dalam piring makan.

"Kami sudah lama mengetahui, diet yang sehat, termasuk makan wortel dapat membantu menurunkan risiko kanker payudara. Sebab, makan sehat membantu menjaga berat badan yang sehat," kata dia.

Selain melakukan pola makan seimbang, Richard mengimbau masyarakat untuk lebih aktif bergerak dan membatasi asupan alkohol.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
Hipotensi Ortostatik

Hipotensi Ortostatik

Penyakit
Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Health
Sindrom ACA

Sindrom ACA

Penyakit
Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Health
Astrositoma

Astrositoma

Penyakit
4 Penyebab Kram pada Tangan

4 Penyebab Kram pada Tangan

Health
Divertikulum Meckel

Divertikulum Meckel

Penyakit
8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.