Cegah Kematian Anak akibat Infeksi Berat dengan Imunisasi

Kompas.com - 08/03/2016, 10:10 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Imunisasi merupakan upaya pencegahan penyakit yang tak boleh dianggap enteng. Banyak wabah penyakit dan juga kematian yang bisa dicegah dengan imunisasi.

Infeksi berat yang bisa dicegah dengan imunisasi antara lain polio, campak, difteri, tuberkulosis, tetanus, serta hepatitis B.

Biaya yang harus dikeluarkan orangtua untuk imunisasi jauh lebih kecil dibandingkan biaya berobat akibat penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi. Beberapa penyakit pun diketahui belum ada obatnya, sehingga mencegah merupakan langkah terbaik.

Dulu banyak anak-anak terkena polio. Setelah imunisasi polio digalakkan, dari tahun 2006 tak lagi ditemui kasus polio. Indonesia pun dinyatakan bebas polio oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 27 Maret 2014.

Selain itu, dulu banyak anak balita meninggal akibat difteri dan pertusis. Setelah ada imunisasi DPT, angka kejadian dua penyakit itu turun drastis, bahkan amat jarang terjadi.

Pada tanggal 8 -15 Maret 2015 Kementrian Kesehatan RI menggelar Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio. Vaksinasi serentak itu dianjurkan untuk anak berusia 0-59 bulan.

Lewat PIN diharapkan virus polio tak ada lagi tempat untuk singgah sehingga tak bisa berkembang biak dan akhirnya musnah.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X