Kompas.com - 16/06/2016, 03:12 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Pada bulan puasa, berbagai suplemen kerap diasup untuk menjaga ketahanan tubuh. Sebetulnya, kapan kita benar-benar memerlukan suplemen?

Prof. Hardinsyah, MS. PhD selaku Ketua Umum Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan Indonesia mengatakan bahwa suplemen tidak diperlukan kalau kebutuhan nutrisi sudah terpenuhi dari makanan. Masalahnya, apakah kita sudah memenuhi kebutuhan itu?

“Di era modern yang serba sibuk, terutama di kota besar, apakah kita sudah memenuhi kebutuhan nutrisi harian? Dengan alasan sibuk kerja, kadang waktu makan dilewati, kan?” tanya Hardinsyah dalam temu media bertema Pentingnya Keseimbangan Protein Untuk Kesehatan Optimal di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ia memberi gambaran profesi jurnalis yang harus menembus kemacetan kota besar seperti Jakarta dan selalu dikejar tenggat waktu pengiriman berita. Kondisi tersebut berpotensi membuat pola makan berantakan.

Hal senada disampaikan oleh Maya Vianti Fibriani selaku Nutrilite Brand Manager. Kesibukan kerap membuat pola makan tak bervariasi dan banyak mengkonsumsi fast food atau makanan kemasan membuat tubuh kekurangan nutrisi, meski sering tak disadari.

“Ditambah polusi udara dan terik matahari. Itu turut memengaruhi kondisi tubuh, bisa dibilang memotong usia secara perlahan jika tidak diimbangi dengan asupan yang sehat dan teratur,” papar Hardinsyah.

Jadi, lanjut Hardinsyah, kalau ingin mengkonsumsi suplemen sebetulnya tidak ada salahnya. Baik di bulan puasa atau bukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jadilah konsumen cerdas dengan mencari tahu nutrisi apa saja yang sudah diasup dari makanan. Suplemen hendaknya melengkapi nutrisi yang kurang atau belum terpenuhi dari menu harian Anda,” imbuh Hardinsyah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Gangguan Makan
Gangguan Makan
PENYAKIT
Nyeri Kronis
Nyeri Kronis
PENYAKIT
Achondroplasia
Achondroplasia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gangguan Makan

Gangguan Makan

Penyakit
Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Health
5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

Health
Iktiosis

Iktiosis

Penyakit
Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Health
6 Cara Tingkatkan Daya Tahan Tubuh untuk Hindari DBD

6 Cara Tingkatkan Daya Tahan Tubuh untuk Hindari DBD

Health
Hepatitis C

Hepatitis C

Penyakit
Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Health
Achondroplasia

Achondroplasia

Penyakit
Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Health
Trikomoniasis

Trikomoniasis

Penyakit
Tak Hanya Benjolan, Inilah Gejala Lain Kanker Payudara

Tak Hanya Benjolan, Inilah Gejala Lain Kanker Payudara

Health
Stenosis Spinal (Tulang Belakang)

Stenosis Spinal (Tulang Belakang)

Penyakit
Apakah Gagal Jantung Bisa Sembuh?

Apakah Gagal Jantung Bisa Sembuh?

Health
Akalasia

Akalasia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.