Minimalkan Nyeri agar Pasien Kanker Anak Tak Takut Berobat

Kompas.com - 17/06/2016, 20:39 WIB
Ilustrasi Ilustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com -Menangani kanker pada anak tak hanya bicara soal mengobati penyakitnya. Di samping itu, rumah sakit, dokter, hingga perawat harus memerhatikan sisi psikologi dan sosial untuk mendukung proses pengobatan berjalan optimal.

Dokter spesialis kanker anak di Rumah Sakit Dharmais, Edi Setiawan Tehuteru mengatakan, prinsipnya adalah membuat lingkungan bangsal yang bersahabat untuk anak dan keluarga.

Sebab, sebagian besar waktu anak pasien kanker dan juga keluarga yang menemani akan dihabiskan di rumah sakit selama bertahun-tahun, tergantung penyakitnya. Kanker darah atau leukemia misalnya, menurut Edi butuh waktu pengobatan sekitar dua tahun.

"Bagaimana kita mewujudkan bangsal bersahabat? Caranya, yaitu no pain, anak enggak boleh merasakan nyeri sedikitpun dan no scared, anak enggak boleh merasa takut, sama dokternya, sama perawatnya," jelas Edi di Jakarta, Kamis (16/6/2016).

Edi mengungkapkan, bangsal anak harus berada di satu lantai, termasuk ruangan dokternya. Ruang kelas 3 hingga VIP tidak dipisahkan dalam lantai yang berbeda. Hal ini agar sesama pasien bisa saling menguatkan, tak merasa sendirian, begitu pula dengan orangtua.

Nah, ruangan di bangsal pun bukan hanya kamar tidur, tetapi juga dilengkapi dengan ruangan bermain, belajar, hingga perpustakaan. Selain itu, juga ada ruangan keluarga.

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan anak-anak pasien kanker, mulai dari bermain bersama, bernyanyi, hingga nonton film bioskop bersama.

"Terkena kanker bukan berarti harus tidur di tempat tidur saja. Mereka harus beraktivitas seperti anak lainnya. Sekalipun di rumah sakit, ya tetap bisa main, bisa sekolah. Anak-anak akan merasa rumah sakit itu rumah kedua mereka. Ini yang harus kita tanamkan," jelas Edi.

Ketika memasuki bangsal anak di RS Dharmais, nuansa rumah sakit yang biasanya serba berwarna putih pun dihilangkan. Dinding-dinding dicat warna-warna dan dengan gambar-gambar lucu. Bahkan, para dokter dan perawat pun tidak memakai baju putih yang biasa dikenakan sebagai seragam.

"Saya enggak pernah pakai jas dokter berwarna putih itu. Anak-anak enggak suka kalau lihat dokter pakai baju putih. Namanya white coat trauma," kata Edi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arti Efikasi Vaksin Sinovac menurut Penjelasan Ahli

Arti Efikasi Vaksin Sinovac menurut Penjelasan Ahli

Health
Herpes pada Ibu Hamil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

Herpes pada Ibu Hamil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

Health
5 Jenis Jamur Kulit dan Gejalanya

5 Jenis Jamur Kulit dan Gejalanya

Health
8 Gejala Vertigo dan Cara Mengatasinya

8 Gejala Vertigo dan Cara Mengatasinya

Health
Mitos atau Fakta, Minum Susu Sapi Bisa Tingkatkan Kolesterol?

Mitos atau Fakta, Minum Susu Sapi Bisa Tingkatkan Kolesterol?

Health
6 Manfaat Kuaci untuk Kesehatan

6 Manfaat Kuaci untuk Kesehatan

Health
Mengenal Dwarfisme, Kondisi yang Ganggu Pertumbuhan Manusia

Mengenal Dwarfisme, Kondisi yang Ganggu Pertumbuhan Manusia

Health
Cedera ACL: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Cedera ACL: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Health
4 Cara Jaga Kesehatan dan Kebersihan Vagina

4 Cara Jaga Kesehatan dan Kebersihan Vagina

Health
21 Gejala Gagal Ginjal Akut yang Perlu Diwaspadai

21 Gejala Gagal Ginjal Akut yang Perlu Diwaspadai

Health
Merasa Sulit Bahagia, Waspadai Anhedonia

Merasa Sulit Bahagia, Waspadai Anhedonia

Health
14 Makanan untuk Membantu Menghilangkan Stres

14 Makanan untuk Membantu Menghilangkan Stres

Health
Keluar Flek Cokelat, Kapan Perlu Waspada?

Keluar Flek Cokelat, Kapan Perlu Waspada?

Health
5 Cara Menghilangkan Jamur Kuku

5 Cara Menghilangkan Jamur Kuku

Health
8 Cara Mengatasi Flu dengan Cepat

8 Cara Mengatasi Flu dengan Cepat

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X