Kompas.com - 29/08/2016, 11:55 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com — Siapa yang bisa menolak menikmati hangatnya sinar matahari, apalagi jika itu di tepi pantai berpasir putih lengkap dengan semilir angin dari pohon nyiur?

Namun, dalam jangka panjang, terlalu banyak menghabiskan waktu di bawah sinar matahari akan menempatkan Anda pada risiko keriput, bintik-bintik di kulit, hingga kanker kulit.


Berjemur di bawah sinar matahari

Sinar ultraviolet (UV), termasuk dari matahari, akan mempercepat penuaan kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit. Untuk mencegah kerusakan, gunakan losion tabir surya dengan SPF spektrum yang luas, 30 atau lebih tinggi.


Sunburn (luka bakar tingkat pertama)

Saat terbakar matahari, kulit Anda akan memerah, terasa panas, dan sakit saat disentuh. Ini disebut luka bakar tingkat pertama karena hanya memengaruhi lapisan luar kulit.

Untuk meredakan rasa sakit, minum aspirin atau ibuprofen. Coba kompres bagian yang terbakar dengan kompres dingin kemudian oleskan krim pelembab atau krim lidah buaya.


Sunburn (luka bakar tingkat kedua)

Luka bakar tingkat kedua memengaruhi kulit bagian dalam dan ujung-ujung saraf. Kondisi ini biasanya lebih menyakitkan dan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.

Anda akan melihat kulit menjadi kemerahan dan terjadi pembengkakan. Jika muncul benjolan, jangan memecahkannya karena mungkin akan menyebabkan infeksi.


Keriput

Sinar matahari dapat membuat Anda terlihat lebih tua. Sinar ultraviolet dapat merusak serat di dalam kulit Anda yang disebut elastin. Ketika itu terjadi, kulit akan terlihat kendur dan melorot.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Health
Sistokel

Sistokel

Penyakit
Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Health
Dystocia

Dystocia

Penyakit
9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.