Kompas.com - 13/09/2016, 09:55 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Buah mangga yang saat ini sedang musim tampaknya akan naik daun menjadi superfood. Riset menemukan bahwa mangga dapat mencegah obesitas dan diabetes tipe 2.

Buah itu ditemukan dapat meningkatkan jumlah bakteri baik yang dapat mengusir obesitas dan diabetes. Studi menemukan, memakan buah mangga dapat mencegah kehilangan bakteri baik di usus yang disebabkan oleh konsumsi makanan berlemak.

Bakteri spesifik di saluran cerna mungkin berperan dalam terjadinya obesitas dan komplikasinya seperti diabetes tipe 2.

Dalam studi di Oklahoma State University itu 60 tikus diberi satu dari empat kelompok jenis diet selama 12 pekan. Ada juga kelompok kontrol di mana 10 persen kalori yang dikonsumsi adalah lemak, kelompok tinggi lemak di mana 60 persen kalori dari lemak atau kelompok diet tinggi lemak di mana satu atau 10 persen adalah mangga.

Semua diet tinggi lemak mengandung mikronutrisi yang sama, kalsium, fosfor, dan serat. Ketika sampel dibandingkan dari awal sampai akhir periode penelitian, mereka yang diberi mangga kehilangan paling sedikit bakteri baik di usus yang sering disebabkan oleh diet tinggi lemak.

"Mangga adalah sumber serat yang baik dan dilaporkan dalam studi-studi sebelumnya mengandung sifat anti abesogenik, hipoglikemik, dan imunomodulator," kata Prof Edralin Lucas. "Hasil studi pada hewan ini membuktikan mengonsumsi mangga membantu menjaga dan mengatur kesehatan usus dan kadar bakteri baik di dalamnya," tambahnya.

Riset tersebut diterbitkan di Journal of Nutrition. Penelitian itu ditugaskan oleh National Mango Board yang mempromosikan konsumsi buah itu di AS. Hasil penelitian ini menambah bukti bahwa buah asal Asia Tenggara itu memiliki beragam kandungan yang menyehatkan.

Studi-studi sebelumnya menemukan, senyawa dalam mangga memiliki kandungan antiradang dan kandungan seratnya yang membantu pencernaan. Satu porsi mangga kaya antioksidan dan memiliki 20 vitamin dan mineral serta kaya akan serat. Namun, manfaat mangga untuk kesehatan bakteri baik belum pernah diteliti sebelumnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.