Kompas.com - 27/09/2016, 16:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

BEIJING, KOMPAS — Malaysia, Singapura, dan Thailand sedang berproses menerapkan kebijakan kemasan polos standar pada bungkus rokok. Tujuannya, mendenormalisasi rokok sehingga laju perokok pemula yang mayoritas anak-anak dan remaja bisa ditekan. Di Indonesia, jauh dari itu.

"Malaysia telah mengumumkan rencana menerapkan kemasan rokok polos standar," kata Jennie Lyn Reyes, Manajer Pengawasan dan Evaluasi Southeast Asia Tobacco Control Alliance (Seatca) pada Asia Pacific Conference on Tobacco or Health (APACT) 2016, seperti dilaporkan wartawan Kompas, Adhitya Ramadhan, di Beijing, Tiongkok, Senin (26/9).

Adapun Thailand mempertimbangkan memasukkan klausul kemasan rokok polos standar dalam rancangan undang-undang mereka, sedangkan Singapura sedang melakukan uji publik atas rencana penerapan kemasan rokok polos standar.

Pada kemasan bungkus rokok polos standar terdapat peringatan kesehatan berupa gambar dan tulisan, warna bungkus rokok yang seragam (tidak berasosiasi dengan produk tertentu), bentuk dan ukuran huruf di merek rokok pun seragam.

Masyarakat dinilai berhak memperoleh informasi kesehatan dari produk tembakau yang mereka beli sehingga paham bahaya merokok. Oleh karena itu, semakin besar ukuran peringatan kesehatan bergambar pada bungkus rokok semakin baik.

"Upaya mendenormalisasi rokok akan kian kuat dengan penerapan kemasan rokok polos standar," kata Jennie.

Kondisi Indonesia

Pada saat tiga negara di ASEAN menuju penerapan kemasan bungkus rokok polos standar, perubahan gambar peringatan pada bungkus rokok di Indonesia masih tidak jelas. Apalagi memperbesar ukuran gambar menjadi 75 persen dari sekarang yang hanya 40 persen.

Gambar peringatan di Indonesia terkecil di ASEAN. Perubahan gambar itu sebenarnya bisa dilakukan tahun ini, terlebih dua dari lima gambar yang dipilih tidak memiliki pesan kuat dampak buruk rokok.

Guru Besar Psikologi, Kesehatan Masyarakat, dan Sistem Kesehatan dari University of Waterloo, Kanada, Geoffrey T Fong, menambahkan, peringatan bergambar adalah cara paling efektif memaparkan dampak buruk rokok kepada publik dibandingkan dengan peringatan tulisan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Health
Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Health
11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.