Kompas.com - 23/10/2016, 12:45 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Penelitian baru yang dilakukan oleh University of Warwick di Inggris menunjukkan, mengonsumsi sayur dan buah dalam jumlah yang direkomendasikan, secara signifikan dapat meningkatkan rasa bahagia. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam American Journal of Public Health.

Pedoman The United States Department of Agriculture (USDA) merekomendasikan untuk mengonsumsi 2 1/2 cangkir sayuran, ditambah dengan 2 cangkir buah dalam satu hari. Selain manfaat sehat, sayuran seperti brokoli atau buah apel ternyata berpengaruh besar pada tingkat kebahagiaan seseorang.

Dengan harapan memotivasi orang untuk membuat pilihan makanan sehat, para peneliti mulai mencari hubungan antara peningkatan konsumsi buah dan sayuran dengan tingkat kesejahteraan psikologis.

"Motivasi seseorang untuk makan makanan sehat biasanya dilemahkan oleh kenyataan bahwa manfaat kesehatan secara fisik, seperti melindungi terhadap kanker, baru akan dinikmati kemudian," kata Andrew Oswald, peneliti utama studi tersebut.

"Namun, perbaikan kesejahteraan psikologis, seperti rasa bahagia dan tak mudah stres, merupakan efek yang dapat langsung dirasakan melalui peningkatan konsumsi buah dan sayuran. "

Untuk menguji hipotesis mereka, para peneliti memeriksa data yang dikumpulkan dari 12.385 orang dewasa di Australia, usia 15 sampai 93 tahun. Peserta diminta menjawab konsumsi makanan harian, seperti seberapa sering konsumsi makan olahan, makanan kaleng, hingga sayur dan buah.

Hasilnya, para peneliti mendeteksi adanya manfaat kebahagiaan untuk setiap konsumsi harian buah dan sayuran. Untuk efek kebahagiaan, akan sangat dirasakan dalam waktu 1-2 tahun, sedang efek rendah dari stres setidaknya akan terasa 2 tahun setelah kebiasaan makan sayur dan buah diterapkan.

Meskipun peneliti menemukan bahwa perubahan kesejahteraan psikologis baru sangat terasa dalam waktu 24 bulan, Oswald berpendapat itu bisa terjadi lebih cepat.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan mengapa hal itu berkaitan. Para peneliti menduga hal itu terjadi karena manfaat dari nutrisi dalam buah dan sayur, seperti folat yang dapat mengurangi depresi, karoten yang telah berkorelasi dengan optimisme serta penyeimbang mikroorganisme dalam usus, yang mungkin berhubungan dengan kebahagiaan.

Namun peneliti menegaskan, hubungan antara buah dan sayuran dengan kebahagiaan tampaknya bekerja jauh lebih cepat daripada hubungan antara buah dan sayuran dengan kesehatan fisik, Oswald mengatakan

“Dan tidak ada alasan untuk menunda konsumsi buah dan sayur setiap hari,” ia menambahkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.