Kompas.com - 12/11/2016, 14:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Pencarian di laman Google seputar kontrasepsi IUD (KB spiral) yang bisa bertahan lama sampai 10 tahun melonjak sejak Donald Trump terpilih sebagai Presiden AS pada 9 November lalu.

Trump dan wakilnya Mike Pence ketika kampanye telah berjanji akan merevisi beberapa peraturan yang berdampak pada sulitnya wanita mendapat kontrasepsi dan akses aborsi. Rencana kebijakan itu antara lain termasuk menghentikan dana untuk organisasi Planned Parenthood dan Care Act (penjaminan pil kontrasepsi gratis bagi yang memiliki asuransi).

Planned Parenthood adalah klinik yang menyediakan kontrasepsi, layanan aborsi medis, serta tes penyakit infeksi menular di seluruh negara bagian AS.

Setelah Partai Republik unggul dalam perolehan suara dalam pemilu, kini mereka menguasai kursi senat dan DPR, sehingga kebijakan yang dijanjikan Trump itu dipastikan akan mendapat dukungan.

Pencarian informasi pada kontrasepsi jangka panjang diduga dilakukan para wanita untuk mengantisipasi diberlakukannya kebijakan baru yang mungkin membuat pil KB tidak lagi ditanggung asuransi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.