Kompas.com - 30/11/2016, 08:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Banyak wanita tak merasa puas dengan ukuran payudaranya. Ada yang berharap ukurannya bisa bertambah, tapi tak sedikit pula yang ingin memiliki payudara lebih kecil.

Di balik ukuran si bukit kembar ini, ternyata ada perubahan kondisi fisik yang sering tidak disadari. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui seputar payudara.

1. Jika Anda merasa payudara Anda membesar, biasanya itu karena berat badan yang bertambah, ini karena payudara sebagian besar terdiri dari sel lemak. Faktor lainnya adalah kehamilan, penggunaan kontrasepsi hormonal, atau perubahan hormonal terkait dengan siklus haid. Tak ada yang perlu dikhawatirkan, kecuali perlu mengganti bra.

2. Sebaliknya, jika Anda merasa buah dada menyusut, kemungkinannya karena berat badan menurun atau kadar estrogen berkurang, mungkin karena Anda menggunakan pil KB hormonal atau akan memasuki masa menopause.

Jika Anda merasa penurunan payudara itu bukan karena kedua hal tersebut, terutama jika diikuti dengan gejala rambut rontok, jerawat, dan tumbuh rambut di wajah, waspadai adanya sindrom polistik ovarium (PCOS). Kondisi tersebut terjadi karena tingginya hormon testosteron.

3. Siklus menstruasi ikut memengaruhi bentuk dan ukuran payudara. Jika payudara Anda terasa bengkak, mungkin disebabkan perubahan hormonal sehingga payudara terisi cairan. Ini adalah hal yang normal.

Selain itu, terkadang muncul benjolan di bagian bawah ketiak dekat payudara yang terasa nyeri jika tersenggol, terutama menjelang haid. Pada umumnya benjolan itu bukanlah tumor, terutama jika muncul menjelang haid dan bentuknya simetris.

4. Bila Anda termasuk wanita yang memiliki payudara padat, ini berarti di dalamnya terdapat lebih banyak jaringan serat dan glandular, biasanya hasil mamografi untuk mendeteksi tumor tidak akurat.

Hal itu karena jaringan payudara yang padat akan tampak berwarna putih pada hasil x-ray, mirip dengan tanda adanya kanker.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.