Kompas.com - 25/03/2017, 16:11 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Diabetes melitus merupakan penyakit kadar gula darah tinggi. Untuk mengendalikan kadar gula darah yang tinggi itu diperlukan perubahan gaya hidup, termasuk kedisiplinan mengonsumsi obat.

Tujuan pengobatan diabetes melitus memang bukan untuk menyembuhkan, melainkan untuk menormalkan gula darah dan mencegah kerusakan organ-organ tubuh akibat gula darah yang tinggi.

Gula darah yang tinggi dalam waktu lama (bertahun-tahun) dapat menimbulkan komplikasi pada pembuluh darah di mata, ginjal, otak, dan tungkai.

Ada banyak alasan mengapa penyandang diabetes kurang disiplin menjalani pengobatan, misalnya saja komunikasi yang kurang baik antara pasien dan dokter.

"Bisa jadi dokter tidak memberikan penjelasan, hanya diberikan obat, apalagi dalam jumlah banyak. Yang kedua, pasien mendapatkan informasi yang salah misalnya kebanyakan obat nanti berdampak ke ginjal. Padahal, kerusakan ginjal pada diabetes karena penyakitnya bukan karena obat-obatan," kata dr.Benny Santosa Sp.PD-KEMD, dalam acara diskusi media yang diadakan PT.MSD Indonesia, di Jakarta (24/3/2017).

Karena obat diabetes harus dikonsumsi setiap hari selama bertahun-tahun, bahkan seumur hidup, banyak pasien yang takut dengan efek samping obat.

"Diabetes adalah penyakit yang merusak organ mulai dari mata, kaki, saraf. Tanpa berobat rutin organ-organ ini akan cepat rusak," kata dokter dari RS Gading Pluit Jakarta ini.

Selain itu, menurut Benny banyak juga pasien yang menyalahkan obatnya jika kadar gula darahnya tidak turun-turun, lalu minta obatnya diganti.

"Jarang ada yang menyalahkan gaya hidup yang memang belum dilakukan. Obat apa pun, tanpa mengubah gaya hidup lebih sehat hasilnya tidak akan maksimal," ujarnya.

Rendahnya kepatuhan konsumsi obat ternyata lebih banyak ditemukan pada pasien berusia muda dibanding yang sudah usia lanjut.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.