Kompas.com - 28/12/2019, 08:00 WIB
Ilustrasi cabai svf74Ilustrasi cabai

KOMPAS.com - Bagi orang Indonesia, tak lengkap rasanya jika menikmati makanan tanpa cita rasa pedas.

Ternyata, makanan pedas mengandung sejumlah manfaat besar.

Melansir dari CNN, sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa makan cabai secara teratur dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung dan stroke.

Riset tersebut dilakukan di italia dengan menganalisis 23.000 orang.

Dalam riset tersebut, peserta dibagi menjadi dua kelompok yaitu mereka yang mengonsumsi cabai dan tidak.

Kondisi kesehatan dan pola makan peserta dipantau selama delapan tahun masa riset.

Hasil riset pun membuktikan risiko kematian akibat serangan jantung adalah 40 persen lebih rendah di antara mereka yang makan cabai setidaknya empat kali per minggu.

Menurut pemimpin riset, Marialaura Bonaccio, manfaat tersebut bahkan tidak tergantung pada jenis diet yang diikuti oleh peserta riset.

Dengan kata lain, apapun pola diet yang kita jalani, manfaat konsumsi cabai tersebut akan tetap kita dapatkan.

Baca juga: Meski Bikin Sakit Perut, Kenapa Orang Tetap Suka Makanan Pedas?

Berbagai manfaat cabai

Melansir Hello Sehat, konsumsi cabai memang memiliki manfat besar bagi kesehatan kita.

Cabai mampu mengurangi risiko stroke karena kandungan Vitamin B didalamnya.

Vitamin B dapat mengurangi level homocysteine. Tingginya level homocysteine dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko stroke.

Selain itu, kandungan vitamin B6 dan asam folat yang terdapat pada cabe, serta potassium dan beta karoten, juga dapat mengurangi risiko serangan jantung.

Kandungan itamin C dalam cabai juga berfungsi sebagai antioksidan yang baik untuk menguatkan imun tubuh.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber CNN,
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.