Arti Warna dan Bentuk Feses bagi Kesehatan

Kompas.com - 17/08/2020, 16:32 WIB
Ilustrasi Diy13/ThinkstockIlustrasi


KOMPAS.com – Tinja atau feses adalah produk limbah akhir yang dihasilkan oleh sistem pencernaan.

Limbah padat itu dibuang dari usus besar melalui anus saat defekasi atau buang air besar (BAB).

Pada umumnya, feses dapat dikeluarkan dari tubuh sebanyak 1 atau 2 kali dalam sehari.

Baca juga: Buang Air Besar Normalnya Berapa Kali Sehari?

Jika lebih atau kurang dari itu, bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem pencernaan.

Sementara, berat feses yang dibuang orang dewasa rata-rata mencapai 100-250 gram per hari.

Arti warna feses bagi kesehatan

Melansir Buku Ajar Anatomi Fisiologi (2019) oleh Gama Bagus Kuntoadi, SKG, MARS, feses manusia pada umumnya terdiri atas 75 persen H2O dan 25 persen materi padat.

Sekitar 30 persen dari materi padat terdiri atas bakteri-bakteri yang telat mati, 30 persen lainnya terdiri atas materi makanan yang telah dicerna seperti selulosa, 10-20 persen adalah kolesterol dan lemak lainnya, 10-20 persen zat anorganik (seperti kalsium fosfat dan zat besi fosfa), dan 2-3 persen protein.

Selain itu, feses juga berisi pigmen-pigmen empedu (bilirubin) dan sel leukosit mati.

Maka dari itu, pada umumnya, feses yang sehat berwarna kecokelatan.

Warna cokelat kekuningan pada feses adalah karena aksi bakteri pada pigmen bilirubin tersebut.

Baca juga: Wasir atau Ambeien: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X