Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Sulit Hamil, Kapan Perlu Cek Kesuburan?

Kompas.com - 28/03/2013, 09:03 WIB

Kompas.com - Bila setelah setahun menikah dan selalu rutin berhubungan seksual kehamilan tak juga datang, Anda dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan kesuburan penting untuk mencari kelainan yang mungkin bisa diperbaiki.

Sayangnya dalam sebuah survei terhadap pasien di beberapa rumah sakit di Indonesia diketahui masih banyak pasangan yang takut memeriksakan diri. Hampir 56 persen pasien menjawab mereka takut akan diagnosis mandul jika periksa ke dokter.  

Pemeriksaan kesuburan idealnya dilakukan kedua belah pihak, suami dan istri. Menurut dr.Indra C Anwar, Sp.OG, pihak wanita menyumbang sekitar 45 persen penyebab sulit hamil, sedangkan pada pria sekitar 40 persen.
"Yang 15 persen tidak diketahui penyebabnya," katanya dalam acara temu media mengenai perkembangan terkini infertilitas dan bayi tabung di Jakarta beberapa waktu lalu.

Sekitar 75 persen pasangan akan berhasil hamil dalam waktu 6 bulan setelah menikah dan 85 persen hamil dalam periode setahun.

"Kurang dari 5 persen diantaranya akan hamil dalam periode 6 bulan berikutnya. Pasangan yang kurang subur sekitar 1-3 persen," kata dokter dari Klinik Teratai RS Gading Pluit Jakarta ini.

Ditambahkan oleh dr.Budi Wiwengko, Sp.OG, pemeriksaan kehamilan sebaiknya dilakukan jika setahun setelah menikah pasangan belum juga memiliki keturunan. "Tetapi pada kasus-kasus tertentu pemeriksaan bisa dilakukan lebih cepat, tidak perlu menunggu setahun," kata dokter yang biasa disapa Iko ini.

Menurut Iko, wanita yang menikah di atas usia 35 tahun, memiliki gangguan haid sebelumnya, atau pernah melakukan kuret dan menderita infeksi rahim, wajib memeriksakan diri secepatnya.

Ada sejumlah tes yang perlu dilakukan, antara lain pemeriksaan anatomi organ reproduksi dengan USG, pemeriksaan tes darah untuk mengetahui kadar hormon, pemeriksaan sperma dan sel telur, dan sejumlah tes tambahan lainnya sebagai penunjang.

Penyebab sulit hamil pada seseorang memang masih diliputi misteri. Namun menurut Indra cukup banyak kelainan-kelainan pada organ reproduksi yang masih bisa diperbaiki, baik dengan obat atau pun tindakan operasi.

"Jika sulit hamilnya ternyata karena gangguan pematangan sel telur, gangguan sperma, atau ketidakseimbangan hormon, masih bisa diatasi dengan obat," kata Indra.

Sementara itu jika gangguan kesuburan disebabkan oleh endometriosis atau kista, serta perlengketan rahim, biasanya diperlukan tindakan pembedahan.

"Pada kasus kelainan yang sifatnya permanen, masih bisa dibantu dengan program bayi tabung," katanya.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Health

Kenali Tanda-tanda Hipertensi Setelah Lebaran

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Food

9 Buah yang Bantu Redakan Asam Urat secara Alami

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Cek fakta

[KLARIFIKASI] Tidak Benar AC Masjid Meledak dan Tewaskan 20 Orang, Simak Faktanya

api-1 . CONTEXT-PERSON
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

100 Link Twibbon Idul Fitri 2025 untuk Sambut Lebaran via Media Sosial

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Cek fakta

INFOGRAFIK: Hoaks Subsidi Elpiji 3 Kg Akan Diganti Bantuan Uang, Simak Faktanya

api-1 . CONTEXT-PERSON
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Lifestyle

Bicara Pakai Bahasa Bayi Bisa Ganggu Perkembangan Anak, Simak Penjelasan Dokter

api-1 . CONTEXT-PERSON
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

150 Ucapan Idul Fitri 2025 dan Gambar Selamat Lebaran 1446 H buat Dikirim ke Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 4 Desember 2024

api-1 . CONTEXT-EVENT
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 5 Desember 2024

api-1 . CONTEXT-EVENT
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

70 Link Download Twibbon Idul Fitri 1446 H Keren untuk Dibagikan ke Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

50 Ucapan Selamat Idul Fitri 2025 "Taqaballahu Minna Wa Minkum" dan Balasannya

api-1 . POPULAR-INDEX

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau