Salin Artikel

Akhir Pekan Jalan Sendiri? Ini 8 Manfaatnya Bagi Kesehatan Mental

Begitu kita makan sendiri di restoran, beberapa orang memandang dengan tatapan aneh atau penuh empati.

Tak berbeda jauh saat kita menonton film sendiri. Pasangan yang duduk di sebelah melihat dengan tatapan iba.

Pilihan orang untuk jalan sendiri juga kerap diasosiasikan dengan kesepian.

Padahal keduanya berlainan. Orang yang kesepian menginginkan koneksi sosial tapi terisolasi.

Sementara, orang jalan sendiri biasanya karena pilihan di sela-sela berinteraksi secara sosial.

Melansir Verywell Mind, riset menunjukkan kesepian atau terisolasi secara sosial meningkatkan risiko serangan jantung, obesitas, depresi, sampai mati muda.

Namun, penelitian lain menunjukkan beberapa orang terkadang membutuhkan kesendirian.

Mereka ingin mendapatkan kebebasan minim gangguan, opini, atau pendapat orang lain.

Keinginan jalan sendiri tersebut dipengaruhi kepribadian masing-masing. Preferensi kesendirian tersebut menentukan dampaknya bakal positif atau negatif.

Orang dengan kepribadian ekstrovert cenderung tidak nyaman jalan sendirian. Tapi, bukan berarti jenis orang seperti ini tidak butuh waktu untuk sendiri.

Sebaliknya, orang introvert memang cenderung nyaman jalan sendiri. Namun, bukan berarti tipe orang seperti ini tidak butuh koneksi dan jaringan sosial.

Kendati sering dirisak, kebiasaan jalan sendiri sebenarnya punya segudang manfaat.

Melansir berbagai sumber, berikut beberapa manfaat jalan sendiri atau menyendiri.

1. Meningkatkan Empati

Saat menghabiskan waktu bersama teman dekat, lingkungan, atau teman kerja, secara tidak sadar kita menciptakan batasan "kami vs mereka".

Dengan menghabiskan waktu sendirian, kita lebih punya welas asih atau empati kepada orang lain di luar lingkup pergaulan kita.

2. Daya ingat lebih baik

Ketika bersama-sama orang lain, kita cenderung lebih malas mengingat suatu informasi karena mengandalkan orang lain.

Namun saat sendiri, kita dipaksa fokus untuk memperhatikan sesuatu. Itu dapat menjadi latihan otak agar punya daya ingat lebih baik.

3. Meningkatkan produktivitas

Saat ini jamak tren kerja tanpa sekat. Tujuannya agar orang berinteraksi satu sama lain.

Namun studi menunjukkan, kerja beramai-ramai menurunkan produktivitas.

Kinerja orang terbukti lebih baik saat mereka punya sedikit privasi.

4. Melecut kreativitas

Para penulis atau seniman ingin menyewa studio khusus untuk berkarya bukanlah isapan jempol.

Menghabiskan waktu sendiri memberikan kesempatan otak untuk mengembara. Hal itu membantu kita lebih kreatif.

5. Memperkokoh mental

Fitrah kita sebagai makhluk sosial adalah punya ikatan kuat dengan orang lain.

Namun sendiri juga tidak kalah penting. Studi menunjukkan, saat sendiri kita jadi bisa lebih menoleransi kesepian.

Hal itu dapat meningkatkan kebahagiaan, menambah kepuasan hidup, dan memantapkan kemampuan manajemen stres.

6. Leluasa merencanakan hidup

Banyak orang piawai merencanakan liburan sampai pernikahan. Namun sedikit yang jago merencanakan masa depan.

Menghabiskan waktu sendirian memberikan kesempatan kita berpikir jernih ada prioritas yang harus dicapai di sela-sela kesibukan.

Saat sendiri, kita juga punya waktu lebih untuk memikirkan cita-cita, mengevaluasi pencapaian, dan perubahan yang diinginkan dalam hidup.

7. Mengenal diri sendiri

Sendiri membuat kita bisa lebih mengenal diri sendiri, tanpa intervensi pendapat orang lain.

Dengan mengenal diri sendiri, kita dapat lebih mengembangkan potensi diri.

8. Meningkatkan kualitas hubungan

Pepatah klasik menyebut sedikit jarak bisa membuat hubungan lebih hangat. Hal itu diamini riset yang diterbitkan di British Journal of Psychology.

Punya relasi sosial dan sistem dukungan sosial memang penting bagi kesehatan mental.

Namun ada kalanya kita membutuhkan jeda untuk jalan sendiri sembari menghargai setiap koneksi sosial yang sudah kita bangun.

https://health.kompas.com/read/2019/12/22/091256668/akhir-pekan-jalan-sendiri-ini-8-manfaatnya-bagi-kesehatan-mental

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.