Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Memahami Penyebab "Brain Fog" atau Lupa Ingatan Mendadak pada Wanita

KOMPAS.com - Memasuki usia 40 tahun ke atas membuat banyak wanita bermasalah dengan ingatannya.

Kondisi ini juga dikenal dengan istilah "brain fog" atau kabut otak. Brain fog merupakan gejala berupa ketidakmampuan mendadak untuk mengingat fakta, nama, atau suatu peristiwa. 

Kondisi tersebut memang bisa menjadi tanda awal adanya penyakit alzheimer atau demensia.

Namun, hal ini juga bisa menjadi salah satu gejala umum menopause.

Spesialias kesehatan wanita dari Cleveland Clinic, Holly L Thacker, mengatakan, menopaause membuat kadar estrogen menurun.

"Kondisi ini bisa memengaruhi fungsi otak dan menyebabkan gangguan ingatan sesaat," ucapnya.

Lalu, bagaimana cara mengetahui penyebab gangguan ingatan tersebut?

Berikut perbedaan gangguan ingatan akibat menopause dan penyakit alzheimer atau demensia:

  • penderita alzheimer sering kali tak menyadari gangguan ingatan yang dialaminya
  • lupa akan cara melakukan aktivitas sederhana yang biasa dilakukan, seperti bagaimana pulang dari tempat kerja atau lupa nama teman kerja, bisa jadi tanda pertama alzheimer
  • penderita alzheimer biasanya berusia lebih tua daripada wanita yang mengalami menopause, yakni sekitar pertengahan 40 hingga 50 tahun
  • brain fog akibat menopasue biasanya bisa diatasi dengan terapi hormon

Efek estrogen pada otak

Efek penurunan estrogen terhadap fungsi otak memang belum dipahami dengan baik.

Namun, banyak penelitian menyimpulkan estrogen membantu sistem neurotransmitter mengirimkan sinyal di area otak yang terlibat dalam pemrosesan memori dan informasi.

Selain itu, estrogen mendorong pertumbuhan dan kelangsungan hidup neuron, sel yang mengirimkan impuls listrik.

Impuls ini berfungsi sebagai pesan yang sangat penting untuk membuat otak dan sistem saraf bekerja dengan baik.

Bagaimana cara mencegah dan mengatasi brain fog?

Melatih otak adalah cara terbaik agar kemampuan kognitif kita tetap terjaga.

Beberapa aktivitas yang bisa kita lakukan untuk melatih otak, antara lain:

  • mengerjakan teka-teki silang
  • bermain catur
  • jalan kaki
  • membaca
  • menulis pengalaman positif
  • belajar bahasa asing

Hal terpenting adalah melakukan aktivitas yang melibatkan dan menantang kedua bagian otak kita.

Selain itu, kita juga bisa menjaga fungsi otak dengan menerapkan pola makan sehat.

Cara ini bisa kita lakukan dengan membatasi konsumsi lemak jenuh dan lemak trans, serta memperbanyak konsumsi sayur dan buah.

Rutin berolahraga juga bisa membantu merangsang otak agar tetap berfungsi optimal.

Selain itu, olahraga juga membantu meningkatkan fungsi hippocampus. Hippocampus merupakan bagian otak yang bertanggung jawab untuk berbagai jenis memori.

https://health.kompas.com/read/2020/10/21/133100668/memahami-penyebab-brain-fog-atau-lupa-ingatan-mendadak-pada-wanita

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke