Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mata Berair pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dilansir dari NHS, mata berair pada bayi biasanya normal. Kondisi ini dipengaruhi saluran air mata bayi yang masih kecil.

Mata berair pada bayi ini umumnya bakal berangsur-angsur terlihat seperti mata kebanyakan orang ketika usianya sudah satu tahun ke atas.

Di luar kondisi tersebut, mata berair pada bayi juga bisa jadi tanda suatu penyakit. Kenali penyebab mata berair pada bayi sampai kapan perlu waspada.

Penyebab mata berair pada bayi

Penyebab mata berair pada bayi yang berlebihan bisa disebabkan iritasi ringan, alergi, infeksi, sampai penyumbatan saluran air mata. Dikutip dari AllAboutVision, berikut beberapa di antaranya:

  • Iritasi mata ringan

Terkadang, bayi tanpa sadar menyeka mata dengan kondisi tangan yang kotor ketika tidur atau di sela-sela aktivitasnya.

Selain mata berair, gejala iritasi ini biasanya mata jadi mengeluarkan lendir dan berkerak ketika kering.

  • Konjungtivitis

Konjungtivitis adalah infeksi yang menyerang selaput lendir mata. Penyakit menular ini biasanya disebabkan virus atau bakteri.

Gejala konjungtivitis pada bayi di antaranya mata berair, mata merah, keluar lendir berwarna kekuningan atau kehijauan dari mata, atau bayi susah membuka mata karena matanya terganjal lendir yang lengket.

  • Alergi

Paparan zat pemicu alergi seperti asap, debu, bulu hewan peliharaan juga dapat menyebabkan peradangan pada konjungtiva atau selaput lendir mata bayi.

Gejala alergi ini biasanya mata berair yang berlebihan. Jika gejala cukup parah, infeksi bisa berkembang menjadi konjungtivitis.

  • Bintitan

Bintitan adalah benjolan mirip jerawat yang terbentuk di kelenjar minyak kelopak mata. Gejala bintitan pada bayi di antaranya mata berair, mata merah, dan muncul benjolan kecil di kelopak mata.

  • Saluran air mata tersumbat

Penyumbatan saluran air mata bayi juga bisa menyebabkan gejala mata berair yang berlebihan, sehingga mata bayi terlihat sangat sembab.

Cara mengatasi mata berair pada bayi

Cara mengobati mata berair pada bayi perlu disesuaikan dengan akar penyebab mendasarnya.

Namun, para orangtua sebaiknya tidak sembarangan memberikan obat pada si kecil tanpa pengawasan atau rekomendasi dari dokter.

Untuk meringankan masalah kesehatan ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Jauhkan si kecil dari sumber atau pemicu alergi
  • Bersihkan kotoran di sudut mata dengan lembut menggunakan waslap bersih atau kapas
  • Kompreskan waslap hangat di bagian mata yang terkena bintitan atau ada indikasi saluran air mata tersumbat
  • Oleskan salep mata khusus untuk bayi sesuai rekomendasi dokter

Untuk infeksi mata yang terkait dengan bakteri, dokter biasanya meresepkan obat antibiotik.

Kapan perlu berkonsultasi ke dokter saat mata bayi berair?

Bayi atau anak yang terlalu kecil biasanya tidak bisa mengeluhkan gejala penyakit atau gangguan pada matanya.

Jadi, para orangtua jangan ragu memeriksakan buah hatinya ke dokter apabila mata berair pada bayi disertai gejala:

  • Mata merah
  • Mata bengkak
  • Mata sakit
  • Bayi kerap mengucek-kucek matanya
  • Bayi rewel
  • Bayi susah membuka atau menutup mata
  • Keluar lendir kekuningan atau kehijauan dari mata bayi
  • Lendir mata bayi sangat kental
  • Keluar lendir dari mata bayi selama beberapa hari

Meskipun kebanyakan kasus mata berair pada bayi adalah masalah kesehatan ringan, namun ada kalanya kondisi ini terkait penyakit yang membutuhkan penanganan medis mendesak.

https://health.kompas.com/read/2022/02/16/080100368/mata-berair-pada-bayi-kenali-penyebab-dan-cara-mengatasinya

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke