Vibrator untuk Pria Siap Diluncurkan

Kompas.com - 02/08/2011, 11:31 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Para pria yang kesulitan mendapatkan ereksi kini memiliki harapan untuk kembali "perkasa" di atas ranjang meski tanpa obat-obatan. Badan pengawas obat dan makanan AS (FDA) baru saja menyetujui Viberect, vibrator khusus pria penderita disfungsi ereksi.

Viberect merupakan alat yang ditujukan pada pria penderita disfungsi ereksi ringan hingga moderat, termasuk pria yang baru saja menjalani rehabilitasi setelah prostatectomy (operasi kelenjar prostat) atau pun mereka yang menderita cedera tulang belakang sehingga kemampuan ejakulasinya terganggu.

Alat tersebut diklaim mampu menjaga kekerasan ereksi serta membuat sensasi orgasme lebih kuat meski tanpa obat-obatan. Untuk mendapatkan ereksi, Viberect digunakan sekitar 7-10 menit sebelum penetrasi seksual untuk menstimulasi saraf-saraf di daerah organ genital.

"Cara kerja alat ini adalah menargetkan pada stimulasi saraf baik yang berhubungan dengan punggung atau perut di bagian penis dengan menggunakan bantalan lembut yang ada di alat ini," tulis beberapa situs gadget.

Viberect akan diluncurkan di Amerika Serikat pada pertengahan Agustus 2011 dan di Eropa akhir tahun ini dengan harga sekitar 300 dollar Amerika.

Alternatif lain bagi pria yang menderita impotensi adalah kondom viagra yang dibuat oleh perusahaan medis dari Inggris. Kondom ini disebut-sebut dilapisi oleh gel khusus yang akan meningkatkan sirkulasi darah ke bagian penis sehingga ereksi lebih kuat dan bertahan lama. Kondom yang dinanti ini kini masih menunggu persetujuan FDA sebelum dipasarkan di AS.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Cara Menyusui Bayi?

Bagaimana Cara Menyusui Bayi?

Health
Manfaat Pemberian ASI Bagi Bayi dan Ibu

Manfaat Pemberian ASI Bagi Bayi dan Ibu

Health
7 Manfaat Vitamin B Kompleks untuk Kesehatan

7 Manfaat Vitamin B Kompleks untuk Kesehatan

Health
12 Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Mengatasinya

12 Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Mengatasinya

Health
Apa yang Perlu Diketahui dari Kasus Hepatitis Misterius pada Anak?

Apa yang Perlu Diketahui dari Kasus Hepatitis Misterius pada Anak?

Health
Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.