Kompas.com - 13/04/2012, 07:52 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada pasien hemofilia, perdarahan dapat terjadi pada setiap organ tubuh. Namun bayi dengan hemofilia pada umumnya jarang mengalami perdarahan. Perdarahan pada anak biasanya kerap terjadi saat mulai belajar berjalan atau merangkak.

Prof. Dr. Djajadiman Gatot, Sp.A (K) dari Divisi Hematologi Onkologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (FKUI-RSCM) mengatakan, perdarahan yang baru saja terjadi harus segera diatasi. Hal ini agar luka yang ada dapat segera pulih sehingga kerusakan jaringan yang lebih berat dapat dihindari.

"Dalam waktu dua jam sudah harus diberikan pengobatan komprehensif yaitu memberikan faktor pembekuan yang kurang. Lewat dari dua jam, kemungkinan cacat menjadi lebih besar," katanya di Jakarta, Kamis, (12/4/2012).   

Djajadiman mengungkapkan, ada 4 (empat) cara yang dapat dilakukan sebagai upaya pertolongan pertama pada pasien hemofilia yang mengalami perdarahan. Lakukan hal ini sesegera mungkin walaupun penderita akan menerima pengobatan faktor pembekuan darah.

1. Istirahatkan

Sendi yang mengalami perdarahan diistirahatkan. Letakkan lengan ataupun kaki yang mengalami perdarahan ke atas bantal. Jangan menggerakkan persendian yang terluka atau mencoba berjalan dengan kondisi seperti ini.

2. Kompres air dingin (es)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Letakkan kantung es di atas handuk basah pada bagian yang terluka. Biarkan selama lima menit. Kemudian, diamkan bagian yang terluka tanpa es selama 10 menit. Lakukan hal tersebut berulang-ulang dan selama bagian yang terluka masih terasa panas. Tindakan ini berguna untuk meringankan rasa sakit sekaligus memperlambat laju perdarahan.

3. Berikan tekanan

gunakan perban elastis untuk membalut persendian yang terluka. Tekanan yang tidak terlalu keras dari perban dapat memperlambat laju perdarahan dan menyokong persendian. Gunakan cara ini pada perdarahan otot, terutama bila terjadi perdarahan pada syaraf.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

    9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

    Health
    Herpes Genital

    Herpes Genital

    Penyakit
    Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

    Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

    Health
    Sindrom Kompartemen

    Sindrom Kompartemen

    Penyakit
    Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

    Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

    Health
    Cacat Intelektual

    Cacat Intelektual

    Penyakit
    6 Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Penyakit Jantung

    6 Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Penyakit Jantung

    Health
    Hepatitis A

    Hepatitis A

    Penyakit
    11 Tanda Gagal Jantung dan Penyebabnya

    11 Tanda Gagal Jantung dan Penyebabnya

    Health
    Penyakit Jantung Koroner

    Penyakit Jantung Koroner

    Penyakit
    9 Jenis Gagal Jantung yang Harus Diketahui

    9 Jenis Gagal Jantung yang Harus Diketahui

    Health
    Intoleransi Gluten

    Intoleransi Gluten

    Penyakit
    6 Penyebab Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

    6 Penyebab Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

    Health
    Nyeri Tumit

    Nyeri Tumit

    Penyakit
    6 Manfaat Tidur Terlentang yang Jarang Diketahui

    6 Manfaat Tidur Terlentang yang Jarang Diketahui

    Health
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.