Kompas.com - 27/05/2013, 11:19 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Varises atau pembesaran pembuluh darah pada kaki biasanya terjadi pada orang dewasa. Gangguan ini umumnya disebabkan oleh kebiasaan-kebiasaan tidak baik seperti berdiri atau duduk terlalu lama. Meski identik dengan orang dewasa, ternyata anak-anak juga bisa menderita varises.

Spesialis Bedah Vaskular RS Premier Bintaro dr. Suhartono, Sp.B(K)V mengatakan, varises mungkin saja terjadi pada anak, meskipun sangat jarang. Varises yang terjadi pada anak disebabkan oleh kelainan bawaan, bukan kebiasaan.

Suhartono memaparkan, kebiasaan buruk yang menyebabkan varises dilakukan dalam waktu yang lama. Meskipun anak melakukan kebiasaan buruk penyebab varises, namun jika terjadi kerusakan pada pembuluh darahnya, belum tentu menimbulkan varises.

"Maka pemeriksaan varises pada anak harus lebih tahap yang lebih lanjut. Tidak bisa dilakukan seperti pemeriksaan yang dilakukan pada orang dewasa," ujar Suhartono dalam konferensi pers pada peresmian Vascular Centre di RS Premier Bintaro, Tangerang Selatan, Minggu (26/5/2013).

Jika pemeriksaan varises pada orang dewasa meliputi pemeriksaan fisik dan ultrasonografi (USG), maka pada anak diperlukan pemeriksaan riwayat penyakit dari orangtua hingga keturunan-keturunan sebelumnya. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apabila varises disebabkan oleh faktor kelainan bawaan.

Varises dapat mengakibatkan komplikasi seperti luka sulit sembuh pada kaki, hingga penyumbatan pembuluh yang berakibat fatal.

Lantaran komplikasinya serius, Suhartono menyarankan agar tidak menyepelekan varises dengan mengetahui faktor risikonya. Selain kebiasaan banyak duduk dan berdiri, kebiasaan seperti merokok dan kurang aktivitas fisik juga meningkatkan kemungkinan menderita varises.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.