Kompas.com - 20/06/2013, 17:46 WIB
Batasi shutterstockBatasi "junk food" untuk anak Anda.
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com — Penyakit kardiovaskuler merupakan salah satu penyebab kematian terbesar. Penyakit ini biasanya terdeteksi saat seseorang beranjak dewasa.

Namun, penelitian terbaru para ahli dari St Michael's Hospital Toronto, Kanada, mengindikasikan, risiko menderita sakit jantung mungkin saja dapat terdeteksi sejak dini. Riset menunjukkan, apa yang dikonsumsi oleh anak saat usia 3 tahun dapat menentukan risiko mereka mengalami sakit jantung di kemudian hari.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Canadian Medical Association Journal itu menyatakan, efek dari pola makan yang buruk dapat langsung terlihat sejak usia kanak-kanak. Hal itu tampak dari peningkatan kadar kolesterol—sebagai salah satu penanda risiko sakit jantung—pada anak usia 3 sampai 5 tahun.

Dalam studinya, peneliti menganalisis data 1.076 anak usia prasekolah. Beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, berat badan saat lahir, diabetes gestasional, body mass index (BMI), dan etnis orangtua diperhitungkan. Peneliti ingin mengetahui apakah ada hubungan antara pola makan dan kadar serum kolesterol non-HDL (non-high density lipoprotein) yang merupakan penanda risiko penyakit jantung.

Riset menunjukkan, pola makan anak berhubungan dengan peningkatan kadar kolesterol non-HDL. Ini mengindikasikan bahwa intervensi untuk pencegahan penyakit jantung seharusnya sudah dilakukan di usia yang lebih dini.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa hubungan antara pola makan dan risiko kardiovaskuler muncul di awal kehidupan, dan dapat menjadi sasaran potensial bagi intervensi sejak dini. Pola makan seperti yang dilaporkan para orangtua berhubungan secara positif dengan kadar kolesterol non-HDL pada anak usia 3-5 tahun," ungkap peneliti, dr Navindra Persaud.

Menurutnya, hasil penelitian ini mendukung alasan pentingnya upaya intervensi yang bertujuan memperbaiki pola makan anak di usia prasekolah.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Lemah Jantung
Lemah Jantung
PENYAKIT
Sakit Lutut
Sakit Lutut
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.