Kompas.com - 03/09/2013, 14:58 WIB
shutterstock
|
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Anda sudah berniat untuk melakukan program penurunan berat badan. Anda sadar perlu perencanaan pola makan. Anda tahu harus memasukkan agenda olahraga secara rutin. Tapi ada satu hal yang sering dilupakan.

Kebanyakan orang lupa untuk membawa kesadaran dalam program pelangsingan yang dilakukannya. Padahal, memasukkan unsur kesadaran dalam program pelangsingan diketahui akan meningkatkan keberhasilan.

Semakin kita sadar dengan apa yang dilakukan, dirasakan, dan berperilaku, akan makin baik kemampuan kita untuk mengenali pola makan yang dulu dan menerapkan pola makan yang baru.

"Kesadaran membutuhkan 'hadir dalam momen sekarang', tanpa bersikap menghakimi pada suatu pemikiran dan emosi, menerima apa pun yang dibawa oleh suatu momen," kata Sofia Rydin-Gray, ahli diet dan kebugaran dari North Carolina.

Ia menjelaskan, kesadaran sangat penting untuk mengubah pola makan emosional yang menyebabkan seseorang cenderung "lari" pada makanan saat sedang sedih atau bosan.

Misalnya saja, saat Anda sedang stres oleh tugas-tugas baru yang diberikan di kantor, jangan buru-buru membuka laci persediaan camilan.

"Pusatkan perhatian pada momen saat ini. Ketahui bahwa saat ini Anda sedang stres, tetapi berhentilah sejenak dan beri perhatian pada tubuh. Apa yang dirasakan perut saat ini. Apakah memang lapar atau perasaan lain," kata Rydin-Gray.

"Yang terpenting adalah membuat pilihan bijaksana mengenai apa yang memang dibutuhkan tubuh, bukannya langsung bereaksi pada emosi," imbuhnya.

Sebagian orang memilih makanan supaya tidak perlu merasakan emosi negatif, ada juga yang makan untuk merayakan hal yang positif. Kesadaran adalah alat untuk membantu kita memahami apa yang sebenarnya terjadi.

Pentingnya kesadaran bukan hanya soal mengontrol keinginan makan. Dengan kesadaran penuh, kita juga bisa lebih memahami apa yang dirasakan tubuh saat kita bergerak.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

Health
Orkitis

Orkitis

Penyakit
14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

Health
Venustraphobia

Venustraphobia

Penyakit
10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

Health
Hernia Epigastrium

Hernia Epigastrium

Penyakit
Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Health
Insufisiensi Trikuspid

Insufisiensi Trikuspid

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.