Kompas.com - 20/07/2014, 13:17 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Teknologi laser kini menjadi andalan banyak orang yang ingin menghilangkan tato permanennya. Putusnya hubungan dan sedang dalam proses mencari kerja menjadi alasan terbanyak orang yang berniat menghapus tatonya.

Aktris tersohor Angelina Jolie, Megan Fox dan Eva Longoria, termasuk dalam ribuan orang Amerika yang memilih untuk menghilangkan tatonya.

Jolie memilih menuliskan koordinat tempat lahir keenam anaknya di bekas tempat tato nama mantan suaminya. Sementara itu aktir Megan Fox sudah menghilangkan tato bergambar Marilyn Monroe di lengannya.

Di Amerika sendiri operasi untuk menghilangkan tato mengalami peningkatan hingga 440 persen dalam satu dekade terakhir. "Kebanyakan orang menghilangkan tato di usia 30-40 tahun. Apa yang tampak menarik di usia 20-an ternyata tak dianggap sama di usia 30-an," kata dokter bedah plastik Michael Kulick.

Teknik menghilangkan tato konvensional biasanya memakai dermabrasi, mengelupas kulit dengan zat asam, atau menggunting gambar tato lalu menambalnya dengan cangkok kulit. Sayangnya semua tindakan tersebut menyebabkan luka parut. Tindakan yang menyakitkan ini juga tak lagi populer.

Teknik yang lebih efektif menghapus tato adalah teknik laser. Sebenarnya teknologi ini sudah dipakai sejak 20 tahun lalu dan kini terus mengalami penyempurnaan.

Tato dibuat dengan menyuntikkan tinta hingga ke lapisan dermis atau lapisan tengah kulit. Karena tinta itu tidak berada di permukaan kulit, tintanya jadi tak gampang hilang. Partikel tinta tato juga terlalu besar untuk dipecahkan oleh sistem imun. Tato pun menjadi permanen.

Teknil laser bekerja dengan cara memecah tinta menjadi bagian-bagian kecil sehingga dapat dipecahkan oleh tubuh dan secara alami dikeluarkan.

Berbagai jenis warna sinar laser juga digunakan untuk manargetkan berbagai pigmen. Sinar merah efektif untuk menghilangkan tinta merah, hitam, dan biru, laser hijau untuk tinta merah dan oranye. Panjang gelombang laser juga bermacam-macam sesuai dengan kepekaan tiap warna.

"Warna tato yang mudah dihilangkan adalah hitam karena kedalamannya di dalam kulit sama dengan panjang gelombang laser. Tapi kini makin banyak tato berwarna pastel dan kuning, padahal itu sulit dihapus," kata Kulick.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.