Kompas.com - 21/07/2014, 14:28 WIB
ilustrasi suplemen shutterstockilustrasi suplemen
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Demi mendapatkan tubuh yang sehat dan tak mudah sakit, apa saja akan kita lakukan; makan berbagai jenis sayur dan buah, atau minum berbagai jenis suplemen vitamin. Tetapi, kebanyakan isi dari vitamin tersebut akan dibuang melalui urine.

Kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi penting dari suplemen atau bioavialability sangat berperan penting terhadap berguna atau tidaknya kebiasaan Anda mengasup suplemen. Ini karena ada beberapa nutrisi yang harus dikonsumsi secara spesifik.

"Jika Anda mengonsumsi suplemen atau makanan tertentu tapi tidak dalam bentuk yang seharusnya dikonsumsi, semua akan percuma," kata ahli nutrisi Brooke Alpert.

Berikut adalah beberapa tip agar uang yang Anda keluarkan untuk membeli suplemen tak terbuang percuma di toilet.

1. Mineral seperti zinc, magnesium, dan zat besi, memiliki banyak fungsi dalam tubuh, mulai dari membuat hormon hingga mengatur detak jantung. Sifat dari mineral ini adalah anorganik atau ada keterbatasan tubuh untuk menyerap dan menggunakannya. Salah satu cara agar mineral ini mampu diserap dengan baik, Anda bisa mempertimbangkan untuk melakukan terapi khelasi atau infus.

2. Vitamin B, terutama B12, belakangan ini sangat populer. Tetapi ada sebagian orang yang kesulitan mengaktifkan vitamin B, misalnya folat, B6, dan B12, agar bisa digunakan tubuh. Untuk vitamin B6, dibutuhkan co-enzim yang disebut P5P.

3. Suplemen kalsium idealnya dikonsumsi dalam jumlah yang tidak terlalu besar. Jika kita mengonsumsi kalsium 1000 mg dalam satu kali minum, tubuh tidak akan bisa menyerapnya. "Tubuh tak bisa menyerap lebih dari 500 mg dalam satu waktu," katanya. Oleh sebab itu, bagilah dosisnya.

Demikin pula dengan vitamin C. Banyak orang yang langsung mencari vitamin C dosis tinggi begitu merasa akan flu, meski sebenarnya tubuh berhenti menyerap vitamin ini jika tidak kekurangan. Dengan kata lain, semua vitamin mahal tersebut hanya akan dibuang tubuh.

4. Apa yang Anda konsumsi bersama dengan suplemen sangat berpengaruh. Jika Anda meminum suplemen zat besi bersama dengan kopi atau teh, maka penyerapannya oleh tubuh tidak akan maksimal.

5. Perhatikan kemasan suplemen yang Anda beli. Jika hanya tertulis vitamin A, D, atau E saja, tanpa dijelaskan bentuknya, maka ini bukan produk yang baik. Pilihlah produk yang juga menjelaskan bioavialibility-nya.

6. Vitamin yang kita asup akan percuma jika tidak bisa dipecah tubuh dengan sempurna. Ini berarti, untuk pil gel dibutuhkan waktu 15 menit untuk dipecah dan untuk tablet perlu waktu 45 menit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
Hipotensi Ortostatik

Hipotensi Ortostatik

Penyakit
Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Health
Sindrom ACA

Sindrom ACA

Penyakit
Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Health
Astrositoma

Astrositoma

Penyakit
4 Penyebab Kram pada Tangan

4 Penyebab Kram pada Tangan

Health
Divertikulum Meckel

Divertikulum Meckel

Penyakit
8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.