Kompas.com - 12/09/2014, 09:41 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com
- Operasi lasik merupakan pengobatan yang dinilai  efektif untuk membuat mata rabun jauh maupun silinder kembali normal. Operasi mata ini menggunakan teknologi sinar laser untuk mengoreksi penglihatan. Para pasien pun tak perlu khawatir mengenai efek sampingnya pada mata pascaoperasi.

Dokter spesialis mata, Annette Mariza memastikan, operasi lasik merupakan operasi mata yang sangat aman karena didukung teknologi canggih.

"Tidak pernah ada  lasik menyebabkan kebutaan, asal dilakukan dalam kaidah yang benar," kata Annette saat ditemui di Klinik Mata Nusantara, Jakarta,  Selasa (9/9/2014).

Lalu apa risiko yang dapat muncul? Menurut Annette, risiko yang terjadi pascaoperasi biasanya undercorrection yaitu penglihatan yang kurang. Misalnya, mata Anda minus 7 dan setelah operasi ternyata masih tersisa minus 1 atau lebih. Dokter akan merasa gagal membuat penglihatan mata Anda kembali normal.

Risiko itu pun bisa terjadi karena faktor dari pasien itu sendiri atau alat perekam profil mata tidak akurat. Ada beberapa hal yang harus dipatuhi pasien sebelum operasi pasien, yaitu tidak boleh begadang, tidak terlalu lama menatap layar gadget seperti handphone dan laptop, serta menggunakan lensa kontak. Sebab, ketika mata lelah, minus dapat bertambah dan membuat bentuk kornea tidak natural. Akibatnya, alat perekam profil mata tidak dapat memberikan data yang akurat.

"Misal sebelum pemeriksaan dia lelah, bentuk kornea tidak natural lagi.  Padahal kita ingin tahu bentuk aslinya.  Jadi saya bisa dapat data yang salah dan otomatis data yang dibawa ke mesin lasik salah semua," jelas Annette.

Untuk itu para dokter akan mewawancara pasien terlebih dahulu sebelum operasi. Jika mata lelah, maka dokter menyarankan pasien untuk menunda operasi.

Menurut dia, tidak ada dampak buruk yang berkepanjangan setelah operasi. Hanya saja, enam jam pertama setelah operasi, mata pasien biasanya akan cepat kering, silau, dan seperti berkabut.

Setelah itu, dalam 1x24 jam, penglihatan akan kembali normal. Lalu, apakah mata dapat kembali minus setelah melakukan operasi lasik? Hal itu mungkin saja terjadi jika Anda tidak bisa menjaga mata tetap sehat.

Namun, berdasarkan hasil studi, sebanyak 95 persen pasien yang menjalani operasi lasik ketajaman penglihatannya kembali normal. Mata di atas minus 10 sekalipun dapat kembali melihat jelas setelah operasi lasik. Tak heran jika biaya operasi lasik tidak lah murah, yaitu mencapai Rp 31 juta untuk sepasang mata atau sekitar Rp 15 juta untuk satu mata.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.