Kompas.com - 18/09/2014, 07:17 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Bagi pria yang sehat, ereksi pada waktu pagi atau subuh adalah sesuatu yang rutin mereka alami. Biasanya ereksi terjadi ketika mereka tertidur sehingga tak jarang pria terbangun dengan penis masih dalam keadaan ereksi. Sampai sekarang mekanisme terjadinya ereksi ini belum diteliti secara benar.

Ereksi pagi (nocturnal penile tumescence/NPT) merupakan ereksi yang terjadi secara spontan saat pria tidur atau bangun tidur. Ereksi ini bisa terjadi 3-4 kali ketika pria tertidur. Pada orang muda, ereksi pagi cukup sering terjadi. Ada yang mengalaminya setiap pagi.

NPT sebenarnya terjadi sejak mulai bayi atau sejak dalam kandungan dan terus berlanjut sepanjang usia. Tapi bukan hanya kaum adam yang mengalaminya, para wanita juga kerap mengalami ereksi klitoris. Beberapa makhluk mamalia lainnya juga mengalami terjadinya ereksi spontan ini.

Ereksi juga bisa timbul karena adanya tekanan air seni ke pembuluh darah balik (vena) sehingga darah sulit kembali ke badan.

Sebagian ahli mengatakan NPT berkaitan dengan fase tidur REM (rapid eye movement). Selama dalam fase tidur ini ada aktivitas sel-sel tertentu di otak yang berkurang, namun akibatnya terjadi peningkatkan hormon testosteron. Peningkatan hormon inilah yang menyebabkan ereksi.

Teori lain menyebutkan NPT dipicu oleh pelepasan nitrat oksida sehingga otot-otot menjadi lebih rileks. Pelepasan zat ini juga akan membuat pembuluh darah melebar, akibatnya aliran darah ke bagian penis lebih lancar dan terjadilah ereksi.

Terjadinya ereksi pagi sebenarnya memiliki banyak manfaat positif, salah satunya adalah mencegah terjadinya disfungsi ereksi alias impoten.

Kualitas ereksi yang bisa dialami di pagi hari juga bervariasi, mulai dari yang hanya membesar sampai bisa kaku. Sesudah terbangun dengan ereksi penis yang keras, sebagian akan langsung pergi ke kamar mandi dan buang air kecil, lalu ereksinya menghilang.

Pada pria yang sudah menikah, terkadang ereksi terus dipertahankan, bahkan dilanjutkan dengan berhubungan seksual.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.