Kompas.com - 14/10/2014, 14:53 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com
-  Sejak kecil kita juga sudah diajarkan cara menyikat gigi dengan benar dan pentingnya menyikat gigi dua kali sehari. Namun membersihkan gigi tak bisa asal sikat, ada langkah-langkah penyikatan yang perlu diketahui agar gigi bersih maksimal.

Masih banyaknya orang yang belum mengetahui cara menyikat gigi dengan benar atau belum mempraktekkannya dengan benar tercermin dalam hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) 2013. Disebutkan, sebanyak 98,1 persen warga DKI Jakarta sudah menyikat gigi dua kali dalam sehari, tetapi hanya 3,5 persen penduduk yang telah menyikat gigi dengan benar.

Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Indonesia (UI), Yosi Kusuma Eriwati kembali mengingatkan bahwa sikat gigi yang benar adalah dengan gerakan dua arah ke atas dan ke bawah atau berputar.

"Permukaan gigi kita sikat dengan baik, jangan satu arah dan jangan keras-keras nanti bagian gusinya terkikis," ujar Yosi saat ditemui di FKG UI, Salemba, Jakarta, Senin (13/10/2014).

Menyikat gigi pun sebaiknya dilakukan dengan lembut hingga sisa-sisa makanan benar-benar bersih. Yosi mengatakan, Dental Care Associates bahkan menyarankan menyikat gigi selama dua menit. Selain itu, setelah menyikat gigi sebaiknya hanya kumur-kumur sebanyak satu kali saja.

"Kalau terlalu banyak kumur-kumur, fluoride dari pasta giginya bisa hilang, enggak nempel. Padahal gigi membutuhkan itu," kata Yosi.

Fluoride dibutuhkan untuk mencegah bakteri yang merusak gigi atau mencegah gangguan gigi sensitif karena penipisan enamel (lapisan terluar) gigi. Selain itu bagian langit-langit mulut dan lidah sebaiknya juga disikat halus. Sebab, bagian ini juga bisa menyimpan bakteri jika tidak dibersihkan. Gunakan lah sikat gigi yang lembut.

Adapun waktu menyikat gigi yang tepat yaitu setelah sarapan pagi dan sebelum tidur. Mengenai hal ini, ternyata tak banyak pula yang mengetahuinya. Berdasarkan Riskedas 2013, 43,4 persen penduduk DKI Jakarta telah menyikat gigi sebelum tidur, tetapi hanya 4,3 persen yang menyikat gigi setelah sarapan.

Yosi menjelaskan, jeda waktu antara sarapan dan makan siang cukup lama. Jika makanan setelah sarapan tidak dibersihkan, bakteri akan menumpuk dan bisa membuat gigi berlubang.

"Secepat mungkin dibersihkan setelah sarapan. Kalau memang enggak sempat, ya kumur-kumur dulu," kata Yosi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.