Kompas.com - 14/11/2014, 12:18 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Seorang wanita berusia 22 tahun terdiagnosa HIV setelah ia memakai alat perawatan kuku tangan (manikur) yang sama dengan saudaranya yang belakangan diketahui mengidap HIV.

Dokter mengatakan kasus ini bisa menjadi cara baru penularan virus penyebab AIDS tersebut. Namun, penularan lewat alat manikur ini adalah hal yang sangat jarang dan risiko penularannya tergolong sangat rendah.

Ketika didiagnosis, wanita tersebut sudah mengalami HIV pada tingkat lanjut, demikian menurut laporan dalam jurnal AIDS Research and Human Retroviruses.

Penularan virus HIV sebenarnya paling sering melalui hubungan seksual tanpa pengaman atau berbagi jarum suntik yang tidak steril, serta melalui ibu yang positif HIV kepada bayinya melalui persalinan.

Wanita tersebut diketahui berbagai alat manikur dengan sepupunya beberapa tahun lalu di mana belakangan baru diketahui sepupunya itu juga positif HIV. Hasil analisa darah menunjukkan wanita ini terpapar virus 10 tahun lalu.

Kedua wanita ini dipastikan tertular HIV lewat alat manikur setelah hasil analisa genetik virus menunjukkan penularan berasal dari sumber yang belum diketahui.

"Meski begitu tak perlu takut berlebihan untuk melakukan kontak dengan orang yang positif HIV karena risiko penularan seperti itu sangat rendah," kata Dr.Brian Foley dari HIV Sequence Database.

Apalagi, HIV juga tidak bisa menular melalui kontak biasa, misalnya berbagi alat makan atau minum dari gelas yang sama. Namun, penggunaan bersama alat-alat yang bisa mengandung darah tetap perlu diwaspadai. Alat tersebut misalnya jarum akupuntur atau alat tato. Selain penularan HIV, alat yang tidak steril juga dapat menularkan hepatitis C.

Penularan HIV hanya bisa terjadi melalui cairan tubuh, termasuk darah, cairan mani, cairan vagina, cairan dubur, atau air susu ibu. Cairan dari orang yang terinfeksi HIV itu harus masuk ke pembuluh darah lewat suntikan atau membran mukus, serta jaringan yang terluka. Membran mukus terdapat di dalam mulut, vagina, luka kecil pada penis, dan dubur. Itu sebabnya para ahli berpendapat penularan melalui alat manikur sangat jarang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Dailymail

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Menopause
Menopause
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.