Kompas.com - 11/04/2015, 10:40 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS — Diabetes melitus merupakan gangguan kronis. Namun, hampir 70 persen penderita tidak menyadari kondisinya dan belum terdiagnosis. Padahal, dalam jangka panjang, diabetes akan mengganggu fungsi organ vital tubuh, seperti jantung dan ginjal. Karena itu, perlu kesadaran masyarakat untuk melakukan cek kesehatan berkala.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi diabetes melitus (DM) sekitar 6,9 persen. Sebelumnya, pada Riskesdas 2007 tercatat 5,7 persen. "Yang terdiagnosis baru sekitar 30 persen," kata Dyah Erti Mustikawati, Kepala Subdirektorat Pengendalian Diabetes Melitus dan Penyakit Metabolik Kementerian Kesehatan.

Hal itu disampaikan dalam pertemuan media "Arti Penting Peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan dalam Pengendalian Diabetes", Jumat (10/4), di Jakarta. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Perkumpulan Endokrinologi (Perkeni) Achmad Rudijanto, serta Guru Besar Endokrinologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Pradana Soewondo.

Menurut Dyah, DM sering tidak disadari oleh penderita karena tidak melakukan pengecekan kadar gula darah. DM terjadi ketika konsentrasi glukosa atau gula darah melebihi keadaan normal. Disebut DM jika kadar gula darah dalam keadaan puasa lebih atau sama dengan 126 mg/dL. Selanjutnya, dua jam setelah makan, kadar gula darah sama atau lebih dari 200 mg/dL.

Rudijanto menyatakan, diperkirakan pada 2015 terdapat 9,1 juta penderita diabetes. Hal ini menyebabkan Indonesia berada di peringkat kelima negara dengan pengidap diabetes terbanyak.

Pradana menambahkan, masyarakat harus mengetahui faktor-faktor yang memperbesar risiko DM. "Jika tidak diobati, akan jadi komplikasi, seperti stroke dan penyakit ginjal," katanya.

Beberapa faktor risiko, antara lain obesitas, gaya hidup tidak sehat, kurang gerak, merokok, pernah mengalami diabetes gestasional (gula darah tinggi saat hamil), usia di atas 45 tahun, dan faktor keturunan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Faktor risiko itu dapat ditangani untuk mencegah perburukan kondisi diabetes," kata Pradana. Untuk DM tipe 1, perlu penanganan dengan injeksi insulin. Sementara DM tipe 2 dapat dikendalikan melalui konsumsi obat secara teratur. DM tipe 2 dapat dicegah dengan pola makan sehat, membatasi konsumsi makanan manis serta makanan berlemak tinggi, olahraga teratur, dan tidak merokok.

Gejala diabetes di antaranya selalu haus, selalu lapar, sering kencing, dan pandangan kabur. Untuk memantaunya, dapat dengan periksa rutin kadar gula darah.

Terkait dengan pencegahan, Rudijanto mengatakan, dokter umum harus memiliki kemampuan untuk menangani penyakit DM. Karena itu, Perkeni, Kementerian Kesehatan, dan American Diabetes Association (ADA) bekerja sama melaksanakan program pelatihan dalam kerangka Partnership in Diabetes Control di Indonesia (PDCI). Pelatihan dimulai sejak 2013.

"Kami menargetkan memberi pelatihan kepada 5.000 dokter umum dan 500 dokter spesialis penyakit dalam selama lima tahun," ujarnya.

Dyah menyatakan akan memperkuat fasilitas kesehatan tingkat pertama, dalam hal ini puskesmas, agar mampu melaksanakan pencegahan serta menangani DM. (B05)


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

Health
Rhinofaringitis

Rhinofaringitis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.