Kompas.com - 03/08/2015, 13:00 WIB
KRL Commuterline Jabodetabek WARTA KOTA/ANGGA BNKRL Commuterline Jabodetabek
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Semakin banyak hasil penelitian membuktikan berdiri dan bergerak itu menyehatkan. Riset mengatakan berdiri dua jam sehari berdampak positif terhadap kesehatan. 

Dalam studi baru yang diterbitkan pada European Heart Journal pekan silam, para periset melibatkan 782 pria dan wanita yang mengenakan pelacak aktivitas 24 jam 7 hari. Alat itu melacak berapa waktu yang dihabiskan pria dan wanita itu untuk naik tangga, duduk, berdiri, tidur atau berabring. Partisipan juga memberikan sampel darah dan ukuran-ukuran kesehatannya seperti tekanan darah dan berat badan.

Dengan data yang dikumpulkan dari alat pelacak tersebut, peneliti menggunakan model matematika untuk mengestimasi bagaimana alokasi waktu di setiap kondisi berdampak terhadap kesehatan peserta penelitian.

Menariknya, mereka menemukan menghabiskan dua jam waktu tambahan sehari dengan berdiri, bukan duduk, ada hubungannya dengan kadar gula darah lebih baik dan kadar lemak darah (trigliserida) lebih rendah.

Secara khusus, waktu lebih untuk berdiri itu terkait dengan tekanan darah rata-rata dua persen lebih rendah dan kadar trigliserida 11 persen lebih rendah. Kadar kolesterol terlihat membaik pula.

Penemuan itu membuktikan menghabiskan waktu ekstra dua jam dengan bergerak, bukan duduk ada hubungannya dengan indeks massa tubuh lebih rendah dan lingkar pinggang lebih kecil yang signifikan.

Penelitian ini tidak dapat secara pasti membuktikan jumlah waktu yang dihabiskan untuk berdiri dan bergerak secara langsung menyebabkan perbaikan kesehatan. Namun peneliti mencatat penemuan ini sejalan dengan yang sudah diketahui mengenai dampak tubuh yang aktif bergerak.

Masih banyak diperlukan riset lebih lanjut untuk mendukung penemuan ini. Tetapi penemuan ini mendukung nasihat lama bahwa bergerak bermanfaat lebih baik untuk kesehatan dan keputusan membeli meja untuk bekerja sambil berdiri itu tidak sia-sia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jangan segan pula berdiri saat berangkat kerja naik bus atau commuter line agar terpenuhi waktu tambahan berdiri sehari dua jam. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber TIME.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
Penyakit Addison

Penyakit Addison

Penyakit
11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

Health
8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.