Kompas.com - 19/08/2015, 10:11 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi
JAKARTA, KOMPAS.com - Obat sofosbuvir telah terbukti ampuh menyembuhkan hepatitis C. Bukti nyata dialami keempat staf Indonesia AIDS Coalition (IAC) yang positif hepatitis C. Keempatnya yaitu Aditya Wardhana, Bani Risset, Ayu Oktariani, dan Hages Budiman.

Mereka mendapatkan Sofosbuvir setelah staf IAC lainnya, Irwandy Widjaja membeli obat tersebut di India. Sebab, obat ini belum tersedia di Indonesia. Obat versi generik tersebut, dibeli secara mandiri melalui bantuan jaringan aktivis ODHA (orang dengan HIV/AIDS). Dengan mengirimkan rekam medis keempat orang rekannya itu, Irwandy dapat membeli sofosbuvir.

"Saya membawa dokumen teman-teman, termasuk resep dokter yang menangani mereka di sini," jelas Irwandy di Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Hemoglobin dan fungsi hati mereka normal selama mengonsumsi obat generik tersebut. Kemudian, setelah satu bulan atau 4 minggu dilakukan pengecekan jumlah virus hepatitis C dari masing-masing staf IAC tersebut.

Hasilnya, Aditya yang sebelumnya dengan jumlah virus hepatitis C 1.760.000, berdasarkan hasil tes viral sudah tidak terdeteksi. Ayu dengan jumlah virus hepatitis C 4.800.000, hasil tes viral turun sangat jaut menjadi sekitar 800 kopi. Bani, jumlah virus paling banyak yakni 11.000.000, hasil tes viral loadnya juga tidak terdeteksi. Kemudian, Budiman, dengan jumlah virus hepatitis C sebelumnya 19.600, juga menjadi tidak terdeteksi. Meski demikian, mereka tetap harus menghabiskan obat tersebut selama 6 bulan.

Sayangnya, obat generik sofosbuvir belum bisa diakses masyarakat di Indonesia. Selain lebih ampuh untuk mengatasi virus hepatitis C, obat ini juga jauh lebih murah.

Advocacy & Policy Officer IAC Sindi Putri mengungkapkan, obat yang saat ini digunakan pasien hepatitis C di Indonesia, yaitu Pegylated Interferon. Obat ini tidak terlalu efektif untuk menghilangkan virus hepatitis C dan memiliki efek samping. "Obat hepatitis C yang saat ini digunakan di Indonesia harganya sekitar Rp 80 juta untuk sekali pengobatan," kata Sindi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun, obat sofosbuvir generik di India, yaitu seharga sekitar Rp 24 juta, termasuk obat Ribarvin, untuk sekali pengobatan. Harga satu botolnya sendiri sekitar Rp 2,6-3,6 juta. Obat sofosbuvir ini pun diharapkan bisa segera didapatkan di Indonesia dan masuk program Jaminan Kesehatan Nasional.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

BrandzView
Batu Amandel

Batu Amandel

Penyakit
Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.