Kompas.com - 07/09/2015, 08:00 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Vaksinasi bukan hanya untuk bayi. Orang dewasa, terutama yang berisiko tinggi, juga memerlukannya. Kebanyakan vaksin dewasa diberikan tergantung dari usia, gaya hidup, faktor risiko medis, dan mobilitas.

"Vaksin bagi orang dewasa sama pentingnya dengan untuk anak atau bayi. Meski demikian, masih banyak orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap sesuai yang mereka perlukan," kata William Schaffner, MD, presiden National Foundation for Infectious Diseases dan komisaris departmen pencegahan medis Vanderbilt University School of Medicine di Nashville.

Mengapa Anda Harus Divaksin?

Para dokter merekomendasikan vaksin tentu karena punya alasan kuat, yakni vaksin memberi setidaknya sebelas keuntungan seperti:

1. Anda mungkin tidak lagi terlindungi. Anda mungkin telah menerima vaksin lengkap semasa anak-anak. Tetapi beberapa jenis vaksin memerlukan booster jika Anda ingin tetap terlindungi. Perlindungan  untuk penyakit tertentu seperti pertusis (batuk rejan) atau tetanus, yang biasanya diberikan dengan toksoid difteri untuk seumur hidup. Untuk jenis vaksin lainnya, Anda disarankan mendapatkan booster yang kedua setiap 10 tahun setelah seri awal masa kanak-kanak

2. Anak Anda, terutama bayi yang masih terlalu muda untuk vaksin, ikut terlindungi. Vaksin batuk rejan dianjurkan untuk wanita hamil (usia kehamilan 27 dan 36 minggu) dan orang-orang yang sering melakukan kontak dengan bayi di bawah enam bulan. Hal yang sama berlaku untuk vaksin flu. Tidak ada vaksin flu untuk bayi kurang dari 6 bulan.  Karena itu, orang-orang di sekitarnya lah yang disarankan mendapat vaksinasi.

3. Beberapa vaksin ditujukan hanya untuk orang dewasa. Vaksin herpes zoster contohnya. Herpes disebabkan oleh reaktivasi virus cacar dan dapat menyebabkan ruam kulit yang parah dan menyakitkan. Risiko herpes zoster meningkat sejalan usia. Vaksin ini direkomendasikan untuk orang dewasa umur 60 tahun ke atas.

4. Anda perlu vaksin ketika  berpergian ke luar negeri. Sering melakukan perjalanan mancanegara? Anda mungkin menemui penyakit yang belum pernah Anda tahu sebelumnya. Vaksinasi demam kuning diperlukan untuk perjalanan ke bagian sub-Sahara Afrika dan Amerika Selatan. Pemerintah Arab Saudi mensyaratkan vaksinasi meningokokus - tapi hanya untuk perjalanan selama haji, atau ziarah tahunan ke Mekkah. Anda dapat memeriksa situs web Centers for Disease Control and Prevention untuk rincian tentang vaksin yang disyaratkan oleh negara-negara tertentu.

5. Setiap orang membutuhkan vaksin flu. CDC merekomendasikan semua orang usia 6 bulan ke atas mendapatkan vaksin flu setiap tahun jika mereka tidak memiliki alasan medis untuk tidak menerima vaksin. Vaksin flu dirancang untuk melindungi Anda dari tiga atau empat strain influenza yang paling sering beredar di musim-musim tertentu.

6. Sebagai contoh bagi anak-anak saat mereka beranjak besar. Bayi dan anak kecil tidak memilih untuk melakukan vaksin. Orang tua yang memilihkannya untuk mereka. Ketika mereka sudah besar, mereka bisa memilih untuk vaksin atau tidak. Jika Anda sebagai orang tua mendapat vaksin sesuai kebutuhan, kemungkinan besar anak akan menirunya juga.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber WebMD

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.