Kompas.com - 08/10/2015, 17:45 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Selama beberapa tahun, teh hijau dikenal dengan manfaat kesehatannya, yakni kaya antioksidan yang sangat baik untuk jantung dan otak. Nah bagaimana jika ada "teh" lain yang memiliki kandungan anti-oksidan 10 kali lipatnya? Cobalah matcha, serbuk yang berasal dari daun teh hijau muda. Daun tersebut ditempatkan di tempat teduh selama dua sampai empat minggu sebelum panen.

 

“Ketika ditempatkan di tempat teduh dengan waktu selama itu, jumlah klorofil akan meningkat sehingga antioksidannya juga bertambah. Proses tersebut mengubah profil tanaman teh seluruhnya. Setelah panen, lalu dipanaskan, dikeringkan dan digiling, kita menikmati keseluruhan dari daun tersebut beserta antioksidannya,” papar dr. Mariza Snyder, pengarang buku The Matcha Miracle.

 

Snyder menambahkan, matcha memiliki antioksidan 10 kali lebih banyak dari teh hijau. Klorofil – yang ia samakan sebagai darah pada tanaman, berfungsi sebagai detoksifikasi. Rasa dari matcha sendiri sama dengan teh hijau.

 

Matcha berasal dari Jepang, di mana hanya para pendeta Buddha dan para samurai yang meminumnya. Samurai akan mengonsumsi matcha sebelum berperang untuk mendapatkan energi yang tahan lama, karena kita memang bisa sangat berenergi selama empat hingga enam jam setelah mengonsumsi matcha.

 

Antioksidan yang ada pada matcha sangat bermanfaat,  karena mengandung EGCG  yang dapat meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan kolesterol, mencegah kanker, diabetes tipe 2 dan memperbaiki konsentrasi. Matcha juga mengandung L-Theanine, asam amino yang bisa memperbaiki kesigapan mental. Snyder mengatakan, satu gelas matcha per hari sudah cukup memberikan manfaat tadi.

 

Cara paling tradisional untuk membuat matcha adalah dengan cara mengocoknya dengan air, namun jangan direbus untuk menjaga kandungan anti-oksidannya. Umumnya, Matcha lebih mahal daripada teh hijau biasa,  karena pembuatan bubuknya memerlukan waktu lama dan intensif di pabrik,  satu kaleng memerlukan waktu satu jam. Pilih teh dengan warna paling berseri, yang menandakan kandungan klorofilnya tinggi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Health
Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.