Kompas.com - 05/11/2015, 19:01 WIB
Ilustrasi mata lelah ShutterstockIlustrasi mata lelah
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Setelah seharian berkutat dengan komputer, buku dan setumpuk kertas, mata akan terasa sakit dan perih. Jika terus dipaksakan bekerja, kepala akan terasa cenut-cenut dan leher jadi kaku. Hasilnya, produktivitas kerja menurun dan jika ini terus terjadi setiap hari, bukan tidak mungkin Anda akan mengalami stres.

Menurut Mayo Clinic, mata lelah adalah suatu kondisi di mana kenyamanan penglihatan terganggu akibat penggunaan yang intens dari aktivitas sehari-hari. Misalnya, membaca buku, bekerja di depan komputer, atau mengemudi.  Gejala paling umum mata lelah adalah mata terasa kering, perih, dan gatal serta berair, penglihatan tidak bisa fokus, sensitif terhadap cahaya, sakit pada kepala, leher, punggung, dan bahu.

Selain itu, menatap menatap layar komputer dalam waktu  lama, akan membuat frekuensi berkedip seseorang akan menurun sampai 10 kali lipat.

Penelitian lain menjelaskan, bahwa orang yang bekerja lebih dari delapan  jam dengan intens menatap layar computer,  ternyata memiliki tingkat MUC5AC yang paling rendah. MUC5AC adalah protein yang ditemukan pada lapisan mata yang berfungsi untuk menjaga kelembaban mata.

Jika protein pada mata rendah, mata pun jadi kering dan perih dibuatnya. Mata kering  bisa menyebabkan gangguan pada penglihatan seseorang. Pasalnya, ketika kondisi mata sangat kering, jaringan pada permukaan mata bisa rusak dan memicu infeksi.

Tapi tenang saja, mata Anda bisa tetap sehat di kantor dengan melakukan beberapa hal sederhana, yaitu menerapkan aturan 20:20:20.  Aturan ini menganjurkan setiap 20 menit bekerja di depan komputer Anda harus istirahatkan mata paling tidak selama 20 detik. Gunakan waktu 20 detik ini untuk melihat obyek atau benda lain yang jaraknya sekitar 20 kaki atau enam meter di depan mata Anda.

Lebih baik lagi jika Anda melayangkan pandang ke luar jendela dan melihat pepohonan hijau. Warna hijau diyakini bisa mengurangi ketegangan otot mata.

Penting juga untuk Anda mengatur posisi duduk dengan layar komputer. Pilihlah bangku yang dapat menopang Anda duduk dengan tegak sejajar meja kerja. Posisi layar monitor berada pada satu garis lurus  atau sedikit di bawah garis penglihatan mata (eye level).

 JIka perlu, pasang anti-glare supaya tingkat cahaya dan radiasi koumputer berkurang. Beri jarak tempat duduk minimal satu lengan dari monitor. Atur kursi Anda agar jangan terlalu tinggi supaya telapak kaki bisa bertumpu pada lantai  dan jangan juga terlalu rendah supaya posisi duduk Anda tidak merosot.

JIka Anda disiplin menerapkan aturan 20:20:20 dan menjaga posisi duduk senyaman mungkin, dijamin risiko mata lelah dan gangguan penglihatan akan berkurang. Selain itu, jangan lupa cukup minum air putih karena sama seperti bagian tubuh yang lain, mata Anda juga butuh pelembap. Air putih adalah pelembap yang baik dan alami untuk mata sehat Anda.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X