Kompas.com - 12/01/2016, 15:11 WIB
Ilustrasi minuman cokelat. ShutterstockIlustrasi minuman cokelat.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Cuaca tak menentu membuat Anda lebih mudah terserang batuk? Mungkin inilah saatnya untuk menyingkirkan sejenak secangir teh hangat dan menggantinya dengan cokelat. Para ahli mengungkapkan, cokelat bisa menjadi metode baru redakan flu.

"Cokelat bisa menenangkan batuk," kata Profesor Alyn Morice, kepala penelitian kardiovaskular dan pernapasan di University of Hull sekaligus anggota International Society for the Study of Cough kepada Daily Mail. "

Saya tahu mungkin ini terdengar seperti bercanda, tetapi sebagai dokter independen yang telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk meneliti mekanisme batuk, saya dapat meyakinkan Anda bukti yang sebenarnya."

Morice merujuk pada sebuah studi baru di Eropa tentang obat pereda batuk. Pasien dengan penyakit batuk yang mengambil obat dengan kandungan cokelat ditemukan mengalami kesembuhan yang signifikan dan tidur lebih nyenyak dalam waktu dua hari dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi obat batuk standar.

Morice menambahkan, para peneliti di London Imperial College menemukan bahwa kandungan theobromine pada coklat mampu menekan batuk lebih baik dari kodein, bahan umum yang terdapat dalam obat batuk.

Mengapa cokelat bisa bekerja sebaik itu? Para peneliti mengklaim, biji cokelat memiliki sifat yang mampu menawar rasa sakit, yang berarti mengurangi peradangan atau iritasi.

Pada dasarnya, tekstur cokelat juga lebih lengket daripada sirup obat batuk biasa, sehingga dinilai lebih baik dalam melindungi ujung saraf di tenggorokan yang memicu dorongan untuk batuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dengan begitu, minum cokelat panas tidak akan memiliki efek yang sama, sebab cokelat tidak bersentuhan langsung dengan tenggorokan dan membentuk lapisan pelindung," Morice menerangkan. "Mengisap sepotong cokelat secara perlahan bisa membantu Anda meredakan batuk, namun pastikan tidak mengandung banyak gula."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Flu Babi
Flu Babi
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
Ruam Popok

Ruam Popok

Penyakit
8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.