Kompas.com - 20/01/2016, 20:39 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Banyak wanita hamil yang menganut pola makan vegetarian khawatir akan perkembangan janinnya. Sebenarnya, dengan perencanaan makan yang tepat, wanita vegetarian bisa hamil dan melahirkan bayi yang sehat.

Ada banyak aspek positif dengan tetap menjalankan pola makan vegetarian selama kehamilan. Contohnya, sumber protein nabati lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Pola makan vegetarian juga berisiko lebih rendah terhadap penyakit gigi, yang banyak dialami wanita hamil. Secara umum, menjadi vegetarian dapat menurunkan risiko:

  • Obesitas
  • Tekanan darah tinggi
  • Konstipasi
  • Penyakit jantung
  • Diabetes tipe-2
  • Kanker
  • Batu ginjal

Keuntungan lain menjadi vegetarian menurut Martha K. Grodrian, RD, terapis nutrisi di  Good Samaritan Hospital di Dayton, Ohio, adalah pelaku vegetarian jarang makan junk food dan cenderung lebih memilih makanan segar kaya nutrisi.

 

Efek samping vegetarian selama kehamilan

Walau tidak mustahil mempertahankan kehamilan yang sehat sambil menerapkan pola hidup vegetarian, tetap diperlukan usaha ekstra untuk melakukannya.

"Butuh lebih banyak usaha dan perencanaan makan yang efektif bagi penganut vegetarian agar tetap sehat selama kehamilan," kata  Grodrian.

"Paling umum adalah kekhawatiran kekurangan protein dan lemak yang dibutuhkan oleh janin. Namun, saya kira suplementasi bisa mengatasinya."

Vegetarian lacto-ovo (hanya makan susu dan telur) bisa mendapat semua nutrisi tang dibutuhkan untuk kehamilan yang sehat melalui pola makannya dan suplemen.

Sementara seorang vegan yang menolak mengonsumsi semua produk hewani, perlu mengasup suplemen vitamin B12 dan zat besi, dan mungkin juga perlu tambahan kalsium, seng, dan vitamin D.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
Gagal Ginjal

Gagal Ginjal

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.