Kompas.com - 23/01/2016, 21:15 WIB
I Wayan Sumardana (31) alias Sutawan, saat beraktivitas di Banjar Tauman, Desa Nyuhtebel, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu (20/1/2016). Sutawan berhasil membuat tangan robot untuk membantunya bekerja sehari-hari sebagai tukang las. KOMPAS.com / SRI LESTARII Wayan Sumardana (31) alias Sutawan, saat beraktivitas di Banjar Tauman, Desa Nyuhtebel, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu (20/1/2016). Sutawan berhasil membuat tangan robot untuk membantunya bekerja sehari-hari sebagai tukang las.
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Tangan robot yang diciptakan I Wayan Sumardana alias Sitawan yang diklaim untuk membantu pergerakan tangannya yang lumpuh karena stroke tengah menjadi perbincangan. 

Namun, sebenarnya, penggunaan robot untuk membantu terapi pasien stroke bukan hal yang baru. Di dunia, cukup banyak ilmuwan yang mengembangkan terapi robotik untuk memulihkan pasien pasca pengobatan stroke.

"Memang sudah ada penggunaan robotik untuk fisioterapi itu pada pasien pascastroke," ujar  ahli saraf dan juga ahli saraf intervensi, Dr. Fritz Sumantri Usman Sr, SpS, FINS kepada Kompas.com, Sabtu (23/1/2016).

Seperti dikutip dari The New England Journal of Medicine, Ilmuwan dari Brown University di Amerika Serikat pernah memperkenalkan alat bernama MIT-Manus untuk melatih bagian lengan atas yang lumpuh akibat stroke.

Robot akan membantu pasien untuk melakukan gerakan tangan. Peneliti melibatkan sejumlah pasien stroke untuk menjalani terapi robotik. Hasilnya, kemampuan gerak pasien stroke tersebut meningkat.

Baru-baru ini, ilmuwan di University of Hertfordshire juga mengembangkan sarung tangan robot untuk rehabilitasi pasien pascastroke. Alat tersebut dinamakan Supervised Care and Rehabilitation Invoving Personal Tele-robotics (SCRIPT) yang bisa digunakan untuk membantu menggerakkan bagian tangan hingga lengan pasien.

Fritz mengatakan, sejumlah mahasiswa di Indonesia pun tengah mengembangkan robot untuk membantu pergerakan manusia. Salah satunya, mahasiswa dari Universitas Bina Nusantara (Binus) yang mengembangkan kursi roda untuk menggerakkan bagian tubuh dengan sinyal otak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Halusinasi
Halusinasi
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

Health
Alzheimer

Alzheimer

Penyakit
7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

Health
Paraplegia

Paraplegia

Penyakit
9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

Health
Clubfoot

Clubfoot

Penyakit
9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

Health
Alergi Telur

Alergi Telur

Penyakit
9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

Health
Glaukoma

Glaukoma

Penyakit
Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Health
Kurap

Kurap

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.