Kompas.com - 10/04/2016, 12:15 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Kotoran telinga adalah kombinasi dari cerumen, yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous untuk menjaga kulit di telinga Anda lembab, dan sel-sel kulit mati, jelas Ana Kim, M.D., direktur riset otologik New York eye and ear infirmary di Rumah Sakit Mount Sinai.

Telinga Anda dirancang untuk bisa membersihkan dirinya sendiri dengan cara mendorong kotoran ke luar dari kanal telinga, tambah Maria Suurna, M.D., asisten profesor otolaryngology di Weill Cornell Medical College.

Karena itu, membersihkan telinga dengan cara mengorek lubang telinga, bahkan hingga ke bagian dalam, tidak dianjurkan. Pasalnya, hal ini dapat mengganggu proses pelepasan kulit mati dan menyebabkan produksi kotoran semakin banyak.

Alat yang Anda gunakan juga akan mendorong kotoran kembali kembali masuk ke dalam saluran telinga Anda dan berpotensi menyebabkan penyumbatan, kata Kim.

"Mengorek-ngorek telinga juga bisa mengakibatkan gendang telinga tertusuk," tambah Suurna. Jadi, lupakan metode pembersihan telinga dengan cara mengorek-ngoreknya.

Cara lain yang harus Anda hindari adalah penggunaan jarum suntik dan air, serta metode pemanasan lilin. Orang berpikir, dengan metode pemanasan lilin, kotoran akan mencair dan keluar dari tekinga dengan mudah.

Faktanya, cara ini lebih banyak bahayanya dibanding manfaatnya "Panas berpotensi membakar gendang telinga Anda, juga memungkinkan kotoran terjebak di dalam telinga dan menyebabkan masalah yang lebih besar," kata Kim.

Mencoba untuk mengeluarkan kotoran telinga dengan air terdengar aman secara teori, tetapi Suurna mengatakan bahwa air bisa terjebak di belakang kotoran atau menyebabkan volume kotoran bertambah akibat kelembapan.

 

Lalu, bagaimana cara membersihkan telinga yang benar?

Teteskan satu atau dua tetes hidrogen peroksida ke telinga Anda sekitar 10 menit sebelum mandi. Peroksida akan mencairkan kotoran dan Anda bisa membersihkan bagian daun telinga sambil mandi. Lakukan hal ini sebulan sekali.

Kadang-kadang, kulit di kanal telinga Anda berkurang kelembapannya karena berbagai sebab dan ini dapat memicu tambahan kotoran, kata Kim.

Untuk mengatasinya, tetekan setetes minyak mineral ke telinga Anda setiap hari untuk membantu melembabkan kulit di kanal telinga, kata Kim. "Ini sama seperti saat Anda memakai losion pelembap ke area tubuh lain seperti kaki dan tangan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.