Kompas.com - 05/06/2016, 13:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Sindrom ovarium polikistik (Polycystic ovary syndrome atau disingkat PCOS) adalah gangguan keseimbangan kadar hormonal. Pada sindrom ini, tubuh wanita memproduksi hormon laki-laki (androgen) secara berlebihan. Akibatnya, wajah lebih berminyak dan rambut tumbuh secara berlebihan, terutama di tangan dan kaki.

 

Gejala utama PCOS adalah gangguan haid. Hampir semua wanita dengan sindrom ini, tidak mengalami jadwal haid yang normal ketika remaja, bahkan ada yang berhenti haid sama sekali.

 

Kurang dari 50 persen wanita dengan PCOS yang sadar tentang kondisinya, menurut PCOS Foundation. Antara lima sampai 10 persen wanita muda yang sudah haid memilikinya, kata Mary Jane Minkin, M.D., seorang profesor klinis kebidanan dan kandungan di Yale University School of Medicine. Inilah yang perlu Anda ketahui tentang PCOS:

 

Memiliki sekelompok gejala

Sama seperti tidak ada satu tes yang dapat mendiagnosa PCOS, begitupun tidak ada satu gejala yang bisa secara khusus menandakan kehadirannya.

Menstruasi yang tidak teratur atau tidak, bisa menjadi tanda. Jerawat, rambut yang berlebihan (alias hirsutisme, yang membuat pola rambut Anda seperti pria), infertilitas, dan berat badan juga bisa terkait dengan PCOS, kata Mamta Mamik, MD, asisten profesor kebidanan, kandungan, dan ilmu reproduksi di Mount Sinai School of Medicine. Begitu juga dengan masalah metabolik seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan bahkan diabetes.

Jika Anda mengalami salah satu atau lebih gejala di atas, periksakan diri ke dokter kandungan. Seringkali, dokter akan menganjurkan tes darah untuk mencari ketidakseimbangan hormon seks, seperti terlalu banyak testosteron.

Ovarium dan kelenjar adrenal membuat testosteron normal, tetapi jika Anda memiliki PCOS, jumlahnya akan meningkat. Anda juga mungkin memiliki kadar glukosa normal, katanya.


Kista bukan segalanya

Tidak semua wanita dengan PCOS memiliki kista pada indung telur mereka, kata Mamik. Jika Anda memiliki kista, itu bisa menjadi super-menyakitkan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Sindrom ACA
Sindrom ACA
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
Karsinoma Nasofaring

Karsinoma Nasofaring

Penyakit
Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.