Kompas.com - 14/06/2016, 14:00 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kecemasan yang terjadi secara berlebihan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari bisa jadi merupakan gangguan cemas, yaitu salah satu masalah kesehatan jiwa. Kondisi ini bisa dialami siapa saja, termasuk para selebritis yang kita anggap hidupnya sudah enak.

Zayn Malik, mantan anggota grup band One Direction membatalkan penampilannya di London Capital Summertime Ball. Alasannya, ia mengalami serangan kecemasan.

Penyanyi tampan asal Inggris ini menjelaskan lewat akun Instagram dan Twitter alasan pembatalan tersebut. "Kegelisahan yang menghantui saya beberapa bulan mendekati konser membuat saya jadi lebih baik...semakin besar konser, saya mengalami kecemasan terburuk dalam karir saya," tulisnya dalam pernyataan untuk penggemar.

Pemaparan jujur Malik itu merupakan bukti betapa hebat serangan kecemasan bagi yang mengalaminya. Jutaan orang juga mengalami hal ini. Menurut National Institute of Mental Health, kelainan mental ini diderita sekitar 18 persen orang dewasa di Amerika Serikat.

"Cemas menjelang tampil bukanlah hal tak lazim," kata Gail Saltz, MD, editor psikologi untuk Health.com. "Jika tak ditangani, seseorang dapat mengalami gangguan psikis dan kecemasan berkembang menjadi parah. Napas tersengal-sengal, berkeringat, dan mual adalah gejala kepanikan menjelang tampil di panggung.

Gigi Hadid, supermodel sekaligus pacar Malik mendukung keputusannya dan menulis di Twitter,"Kamu membuat keputusan terbaik dan memberi fans kesempatan mengenal dirimu lebih baik sebagai seorang artis."

Dengan begini, Malik membantu orang lain untuk mengerti bahwa di luar sana ada banyak orang yang menderita serangan seperti ini. Dan mereka tak sendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.