Kompas.com - 13/07/2016, 12:55 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Anak-anak memang butuh asupan makanan bergizi untuk tumbuh kembangnya. Tetapi jangan sampai mereka makan berlebihan. Jika jumlah kalori yang masuk jauh lebih banyak dari kalori yang dibuang, maka bisa menyebabkan anak obesitas.

Namun, obesitas pun bukan hanya persoalan makan yang berlebihan. Ada berbagai faktor risiko yang membuat anak kelebihan berat badan. Berikut 8 hal yang bisa menyebabkan anak obesitas seperti dikutip dari Parenting.com

1. Makan berlebihan
Masalah utama pada obesitas memang ada pada pola makan yag berlebihan. Misalnya, saat waktu makan siang lebih sering konsumsi makanan berkalori tinggi, seperti makanan cepat saji, minuman bersoda, permen, dan ngemil keripik.

Menurut penelitian di Amerika, ngemil bisa meningkatkan asupan kalori dengan drastis. Apalagi, kebanyakan orang mengemil tanpa disadari sepanjang hari.

2. Kurangnya aktivitas fisik
Adanya komputer, televisi, dan video game bisa membuat anak-anak kurang melakukan aktivitas fisik. Anak akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk duduk ataupun tiduran sehingga lebih sedikit kalori yang dibakar. Pembuangan kalori yang sangat sedikit setelah makan banyak bisa meningkatkan berat badan.

3. Lingkungan
Faktor lingkungan turut memengaruhi obesitas pada anak. Misalnya, lingkungan di rumah membiasakan menyimpan pizza, keripik, dan aneka camilan lainnya di dalam kulkas maupun meja makan.

Anak pun akan terbiasa memakan camilan yang tersedia. Berbeda jika kulkas lebih banyak diisi dengan buah-buahan dan sayuran, selain rendah kalori jenis makanan ini juga mengandung serat dan vitamin.

4. Faktor psikologis
Seperti orang dewasa, beberapa anak mungkin beralih ke makanan sebagai pelampiasan emosi negatif, seperti stres, kecemasan, atau merasa bosan. Contohnya, ketika anak-anak berjuang menghadapi perceraian orangtuanya dan kematian anggota keluarga. Munculnya masalah psikologis bisa membuat anak banyak makan.

5. Genetik
Tak dapat dipungkiri, faktor genetik juga memengaruhi anak untuk menjadi obesitas. Jika anak dilahirkan dari keluarga yang memiliki kelebihan berat badan, anak pun cenderung bisa memiliki bobot tubuh berlebihan.

Apalagi jika dibiasakan konsumsi makanan berkalori tinggi seperti orangtuanya dan tidak didorong untuk melakukan aktivitas fisik.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Parenting
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.