Kompas.com - 17/09/2016, 21:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Sebuah penelitian yang dilakukan di Massachussett General Hospital menyebutkan bahwa laki-laki membutuhkan hormon perempuan untuk tetap bergairah.

Laki-laki yang kekurangan hormon estrogen, disebut juga hormon wanita, dalam tubuhnya lebih besar risikonya mengalami gejala “menopause pria” berupa hasrat seks menghilang dan rentan terhadap kegemukan atau obesitas.

“Jika laki-laki kekurangan testosteron memengaruhi hal-hal yang berkaitan dengan kejantan. Namun sebenarnya hal tersebut juga berkaitan dengan kekurangan hormon esterogen,” Jelas Dr Joel Finkelstein.

Pada laki-laki, testosteron merupakan hormon seks utama. Tubuh laki-laki mengubah sebagian testosteron ke dalam bentuk estrogen. Keduanya dibutuhkan untuk menghambat penuaan. Kerap kali, laki-laki menghadapi problem berkurangnya produksi testosteron karena bertambahnya usia. Secara otomatis, produksi estrogen pun juga ikut berkurang.

Studi itu melibatkan 400 relawan laki-laki sehat yang berusia 20 hingga 50 tahun. Mereka diberikan suntikan obat setiap bulan yang bisa menurunkan produksi testosteron. Mereka juga diberi dosis testosteron yang bervariasi dalam bentuk gel. Sebagian lagi diberi gel plasebo. Selain itu, para relawan itu juga diberi obat pencegah konversi testoteron menjadi estrogen.

Dengan demikian, peneliti akan mudah membandingkan efek perbedaan kadar setiap hormon. Efek yang diukur antara lain untuk kekuatan dan komposisi tubuh. Setelah 16 minggu, para peneliti mencatat, massa otot dan kekuatan tergantung pada hormon testoteron, dan massa lemak tergantung pada estrogen. Keduanya dibutuhkan untuk menjaga hasrat dan performa seksual.

Kendati demikian, para pakar menilai, periode studi masih terlalu singkat untuk melihat keuntungan dan risiko jangka panjang. (Intisari-online/Moh. Habib Asyhad)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.