Kompas.com - 29/01/2017, 12:45 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com -Gawai atau lebih dikenal dengan gadget bisa berdampak negatif jika digunakan berlebihan. Pada anak-anak, orangtua pun harus memberikan batasan waktu penggunaan gawai.

Psikolog dari TigaGenerasi, Annelia Sari Sani, M.Psi mengatakan, anjuran untuk anak-anak main gawai adalah tak lebih dari 2 jam sehari. Anjuran itu berlaku untuk anak di atas 2 tahun. Sedangkan untuk anak di bawah 2 tahun, tidak disarankan sudah bermain gawai.

"Mengapa cuma dua jam? Jangan sampai anak enggak main sama teman-temannya, enggak bersosialisasi karena asyik main game. Ada temannya nyamperin main, tapi enggak mau karena main gadget. Jangan sampai itu terjadi," terang Anne dalam jumpa pers HiLo Drawing Competition 2017 di Jakarta beberapa waktu lalu.

Bermain bersama teman-teman dalam dunia nyata diperlukan anak untuk bersosialisasi, belajar berempati, mengenali emosi, dan banyak hal. Anak juga lebih aktif bergerak dibanding terus-terusan main gawai.

Selain itu, interaksi dan ikatan antara orangtua dengan anak bisa berkurang bila anak sibuk main gawai. Orangtua perlu membuat anak disiplin dalam bermain gawai.

Pendiri Tiga Generasi, Ui Birowo misalnya, ia membatasi waktu untuk anak-anaknya bermain gawai maupun menonton televisi tak lebih dari 45 menit pada akhir pekan.

Membatasi penggunaan gawai sangat diperlukan agar anak tidak kecanduan dan akan menghabiskan waktunya hanya dengan main gawai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, bukan berarti anak-anak tidak boleh sama sekali bermain gawai. Penggunaan gawai yang tepat bisa memberikan manfaat positif bagi anak. Lagipula, era digital saat ini tak bisa lepas dari penggunaan gawai.

Berdasarkan data di Inggris tahun 2013, 70 persen anak usia 11-12 tahun sudah menggunakan smartphone. Bahkan 25 persen anak usia 2-5 tahun sudah dibelikan smartphone oleh orangtuanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
Penyakit Addison

Penyakit Addison

Penyakit
11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

Health
8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.