Speech Delay Pada Anak: Definisi, Gejala, dan Cara Penanganannya

Kompas.com - 08/02/2020, 10:33 WIB
Ilustrasi balita ThinkstockIlustrasi balita

KOMPAS.com - Umumnya, anak usia 2 tahun bisa mengatakan sekitar 50 kata dan berbicara dalam dua hingga tiga kalimat.

Saat mereka menginjak 3 tahun, kemampuan berbicara mereka meningkat sekitar 1000 kata dan mampu berbicara dalam tiga hingga empat kalimat.

Jika buah hati kita belum mampu melakukan hal tersebut, sebaiknya orangtua harus waspada. Bisa jadi, si kecil mengalami speech delay atau keterlambatan bicara.

Baca juga: Speech Delay, Cara Deteksi Dini dan Pencegahannya

Lalu apa itu speech delay?

Seorang anak bisa dikatakan mengalami speech delay ketika mereka belum bisa berbicara hingga menginjak usia dua tahun.

Seorang anak yang mengalami keterlambatan bicara bukan berarti ada sesuatu yang salah sedang terjadi.

Namun, hal ini juga bisa disebabkan oleh gangguan pendengaran, gangguan neurologis atau masalah perkembangan yang mendasarinya.

Terlambat bicara yang berkepanjangan juga bisa mengakibatkan masalah besar saat anak usia dewasa.

Melansir Hello Sehat, beberapa dampak jangka panjang jika anak memiliki gangguan berbicara yang tidak mendapatkan perawatan dini antara lain:

  • Prestasi akademik buruk
  • Sulit mendapat pekerjaan yang cocok
  • Sulit bersosialisasi dan rentan mengalami masalah kejiwaan

Tanda keterlambatan bicara

Jika bayi tidak bersuara atau mengeluarkan suara lain saat usia 2 bulan, itu bisa menjadi tanda awal dari speech delay.

Pada usia 18 bulan, sebagian besar bayi dapat menggunakan kata-kata sederhana seperti "mama" atau "dada". Tanda lain yang terjadi pada balita yang mengalami keterlambatan bicara seperti berikut:

Baca juga: Deteksi Dini ?Speech Delay? pada Anak

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Sumber Healthline,,
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X