Benarkah Kopi Instan Buruk untuk Kesehatan?

Kompas.com - 14/05/2020, 03:00 WIB
Ilustrasi kopi instan tanpa campuran gula dan krim Dok. ShutterstockIlustrasi kopi instan tanpa campuran gula dan krim

KOMPAS.com - Minum kopi memang bisa menjadi solusi saat tubuh merasa mengantuk atau tak berenergi.

Sayangnya, manfaat tersebut tak bisa kita dapatkan secara optimal jika kita mengonsumsi kopi instan.

Kopi instan memang lebih praktis, murah, dan cara pembuatannya pun tak membutuhkan waktu lama dari pada kopi biasa.

Namun, di dalam kopi instan terdapat zat yang bisa membahayakan kesehatan.

Kopi instan mengandung akrilamida yang sangat tinggi. Zat kimia tersebut terbentuk ketika proses pemanggangan biji kopi.

Baca juga: Kopi Dapat Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Kok Bisa?

Bahan kimia ini juga biasa ditemukan di berbagai makanan, asap, barang-barang rumah tangga, dan produk perawatan pribadi.

Kandungan akrilamida dalam kopi instan kopi instan bisa dua kali lebih besar daripada kopi biasa.

Paparan akrilamida yang berlebihan dapat merusak sistem saraf dan meningkatkan risiko kanker.

Mengenal akrilamida

Akrilamida adalah senyawa kristal berwarna putih dan tidak berbau. Bahan kimia ini biasanya digunakan untuk untuk membuat plastik dan mengolah air limbah.

Awalnya, ilmuwan menemukan zat ini pada asap rokok, produk perawatan pribadi dan barang-barang rumah tangga.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Healthline
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X