Kompas.com - 07/12/2020, 12:02 WIB
Ilustrasi bubur dengan topping ayam suwir. SHUTTERSTOCK/MSPTIlustrasi bubur dengan topping ayam suwir.

KOMPAS.com - Demam tifoid atau tipes adalah penyakit infeksi bakteri serius karena masalah sanitasi yang buruk.

Kuman penyebab tipus adalah bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini dapat hidup di kotoran buang air besar dan kecil manusia.

Penderita bisa terinfeksi tipus ketika mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri biang penyakit.

Saat bakteri masuk ke tubuh, kuman ini akan berkembang biak, menyebar ke aliran darah, dan memicu serangkaian gejala tipes.

Baca juga: Gejala Tipes di Tahap Awal dan Lanjut

Melansir Kids’sHealth, gejala tipes yang utama adalah demam tinggi, sakit perut, diare atau sembelit, dan rasa tidak enak badan.

Tanda-tanda tipes ini muncul selang satu sampai dua minggu setelah penderita terpapar bakteri Salmonella typhi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apabila infeksi tidak segera diobati, berat badan penderita bisa merosot, perut bengkak, serta muncul ruam di bawah dada atau perut atas.

Tanda pengobatan medis yang tepat, penyakit tipes bisa berlangsung lebih dari sebulan sampai mengancam jiwa.

Demam tifoid bisa diobati dengan antibiotik yang diresepkan dokter. Setelah dua sampai tiga hari menjalani pengobatan, penderita bisa mulai merasakan kondisi kesehatannya membaik.

Selama masa penyembuhan, penderita tipes perlu ditunjang dengan pola makan yang tepat. Berikut makanan untuk penderita tipes dan pantangannya.

Baca juga: Apa Penyebab Penyakit Tipes?

Makanan untuk penderita tipes

Ilustrasi pisang kematanga. Dok. Shutterstock/Fenetre Ilustrasi pisang kematanga.
Melansir Healthline, perubahan pola makan memang tidak bisa serta-merta menyembuhkan penyakit tipes. Namun, pola makan yang tepat dapat membantu meringankan gejala tipes.

Jenis makanan untuk penderita tipes fokusnya untuk meringankan gangguan pencernaan, sekaligus memasok energi yang cukup untuk membantu pemulihan.

Penderita tipes disarankan mengonsumsi makanan yang padat nutrisi dan mudah dicerna, seperti:

  • Sayuran yang dimasak sampai lunak seperti kentang, wortel, kacang hijau, bit, labu
  • Buah-buahan yang tidak terlalu asam seperti pisang matang, melon, dan buah tanpa biji lainnya
  • Karbohidrat dapat berasal dari nasi putih, roti putih, kue kering
  • Pilihan proteinnya bisa berupa telur, ayam, ikan, tahu, tempe, daging giling
  • Susu pasteurisasi rendah lemak atau bebas lemak

Di samping mengonsumsi sejumlah rekomendasi makanan untuk penderita tipes, orang yang sedang terserang penyakit ini juga perlu banyak minum air putih.

Hal yang perlu diperhatikan, pastikan penderita minum air putih bebas kuman yang sudah direbus sampai mendidih. Atau, bisa juga minum air mineral.

Baca juga: 6 Penyebab Gangguan Sistem Pencernaan Manusia

Makanan pantangan untuk penderita tipes

Ilustrasi makanan pedasAlexPro9500 Ilustrasi makanan pedas
Rekomendasi makanan pantangan untuk penderita tipes yakni perlu menghindari asupan yang sulit dicerna dan makanan yang rentan menyebabkan sakit perut, seperti:

  • Sayuran mentah seperti brokoli, kangkung, kembang kol, kubis, bawang mentah
  • Buah-buahan bercita rasa asam seperti nanas, kiwi, buah kering
  • Biji-bijian utuh seperti beras merah, roti gandum, quinoa, barley
  • Kacang hitam, kacang merah, lentil, dan buncis
  • Makanan bercita rasa pedas
  • Makanan berlemak dan tinggi kalori seperti gorengan

Baca juga: 15 Penyebab Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah, Tak Selalu Usus Buntu

Selain deretan makanan pantangan untuk penderita tipes di atas, penderita baiknya tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak terjamin kebersihannya.

Hal yang perlu diperhatikan, rekomendasi makanan buat orang tipes tersebut dirancang sebagai pola makan sementara selama masa penyembuhan.

Jangan menggunakannya sebagai pola makan jangka panjang karena sebagian daftar makanan pantangan untuk penderita tipes di atas memiliki gizi penting bagi tubuh.

Setelah diberi lampu hijau oleh dokter dan dinyatakan sembuh, penderita tipes perlu beralih kembali ke pola gizi seimbang secara bertahap.

Peralihan ini perlu dilakukan perlahan-lahan agar pencernaan penderita tidak kaget, sehingga perutnya tidak kembung atau begah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

Health
Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

Health
Cacar Monyet

Cacar Monyet

Penyakit
 4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

Health
Buta Warna

Buta Warna

Penyakit
13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

Health
Alzheimer

Alzheimer

Penyakit
7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

Health
Paraplegia

Paraplegia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.