Kompas.com - 26/01/2021, 08:08 WIB
Ilustrasi glaukoma ShutterstockIlustrasi glaukoma

KOMPAS.com - Glaukoma adalah gangguan mata karena saraf optik yang menghubungan mata ke otak rusak.

Glaukoma yang tidak segera ditangani dapat membuat penderitanya kehilangan indra penglihatan.

Penyakit mata ini dapat menyerang orang dari berbagai usia, tapi paling sering dialami orang lansia dengan usia 70-80 tahun.

Baca juga: 13 Penyebab Mata Berair dan Cara Mengobatinya

Melansir NHS, penyebab glaukoma utamanya karena peningkatan tekanan di mata saat cairan tidak dapat mengalir lancar.

Peningkatan tekanan ini lantas merusak saraf optik penghubung mata ke otak.

Kondisi pemicu meningkatnya tekanan pada mata ini tidak jelas. Namun, ada beberapa faktor risiko penyebab glaukoma, seperti:

  • Usia
  • Faktor keturunan
  • Gangguan mata seperti rabun jauh dan diabetes

Baca juga: 7 Alasan Medis Mata Kedutan Bisa Jadi Pertanda Apa

Berikut beberapa gejala glaukoma sesuai jenisnya yang perlu diwaspadai:

1. Gejala glaukoma sudut terbuka

Melansir American Academy of Ophthalmology, gejala glaukoma sudut terbuka di tahap awal umumnya belum terlihat.

Penderita baru merasakan gejalanya saat penyakit mata ini sudah berkembang. Tanda utamanya yakni berkembangnya bintik buta di penglihatan perifer atau bagian samping.

Kebanyakan penderita glaukoma sudut terbuka menyadari penyakitnya saat muncul gangguan penglihatan parah.

Dengan gejalanya yang samar, tak pelak penyakit mata ini kerap dijuluki “si pencuri penglihatan diam-diam”.

Baca juga: 4 Gangguan Mata yang Rentan Menyerang Penderita Diabetes

2. Gejala glaukoma sudut tertutup

Gejala glaukoma sudut tertutup muncul saat ada serangan penyakit. Beberapa tanda awalnya antara lain:

  • Pandangan kabur
  • Ada lingkaran cahaya di penglihatan
  • Sakit kepala ringat
  • Mata sakit

Baca juga: Penyebab Glaukoma dan Cara Mencegahnya

Orang dengan gejala glaukoma sudut tertutup harus segera memeriksakan diri ke dokter sebelum muncul serangan glaukoma. Serangan penyakit ini ditandai dengan:

  • Mata dan dahi sakit parag
  • Mata kemerahan
  • Penglihatan menurun dan pandangan kabur
  • Mata seperti ada pelangi atau lingkaran cahaya
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Muntah

Baca juga: 4 Penyebab Mata Merah dan Cara Menghilangkannya

3. Gejala glaukoma tegangan normal

Orang dengan kondisi glaukoma tegangan normal memiliki tekanan mata dalam kisaran normal.

Kendati tekanannya normal, penderita mengalami gejala glaukoma seperti ada titik buta di bidang penglihatan dan saraf optik rusak.

4. Gejala glaukoma suspek

Glaukoma suspek terjadi saat saraf optik penderita tidak rusak, tapi tekanan mata di atas rata-rata normal.

Penderita yang mengalami gejala glaukoma di atas memang belum mengalami glaukoma, namun rentan terkena penyakit mata ini di kemudian hari.

Mengingat banyak orang tidak merasakan gejala glaukoma, ada baiknya Anda tidak menyepelekan peningkatan tekanan mata di atas ambang batas normal.

Baca juga: 7 Cara Mengobati Mata Bintitan dengan Cepat

5. Gejala glaukoma pigmen

Glaukoma pigmen dapat terjadi saat pigmen bergesekan dengan bagian belakang iris mata.

Gesekan tersebut dapat meningkatkan tekanan pada mata dan memicu glaukoma.

Gejala glaukoma pigmen antara lain muncul lingkaran cahaya dan pandangan kabur setelah melakukan aktivitas fisik seperti olahraga.

Penyakit glaukoma umumnya dapat diketahui lewat pemeriksaan kesehatan mata.

Periksakan kondisi kesehatan mata ke dokter mata secara rutin minimal dua tahun sekali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.