Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 02/05/2022, 19:22 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis


KOMPAS.com - Refluks asam lambung terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan (esofagus), yang merupakan saluran yang mengalirkan makanan dan minuman dari mulut ke lambung.

Beberapa refluks benar-benar normal dan tidak berbahaya, biasanya tidak menimbulkan gejala.

Tetapi bila terjadi terlalu sering, refluks asam lambung dapat membakar bagian dalam kerongkongan.

Untuk menghindari asam lambung naik, ada beberapa makanan yang perlu dihindari. Salah satunya makanan bersantan.

Tapi, di hari raya Idul Fitri makanan yang menjadi menu wajib adalah opor, gulai, hingga rendang yang menggunakan santan sebagai bahan dasar.

 Jika sudah begitu kita perlu mengendalikan gejala asam lambung.

Baca juga: 4 Komplikasi Serangan Jantung yang Perlu Diwaspadai

Gejala refluks asam lambung yang paling umum dikenal sebagai heartburn, yaitu rasa nyeri dan terbakar di dada atau tenggorokan.

Dari mereka yang secara teratur mengalami heartburn, sekitar 20–40 persen di antaranya dilaporkan didiagnosis memiliki penyakit refluks gastroesofagus (GERD), yakni bentuk refluks asam lambung yang paling serius.

Selain heartburn, gejala umum refluks asam lambung, di antaranya termasuk:

  • Rasa asam di bagian belakang mulut
  • Kesulitan menela
  • Batuk
  • Asma
  • Kerusakan atau erosi gigi
  • Radang pada sinus
  • Pengobatan GERD sendiri mungkin memerlukan obat resep dan terkadang pembedahan atau prosedur lain.

Jika terus dibiarkan, GERD dapat merusak esofagus secara serius atau menyebabkan perubahan pra-kanker di esofagus yang disebut Barrett’s esofagus.

Baca juga: 11 Cara Mengatasi Heartburn Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com