Kompas.com - 06/12/2021, 16:00 WIB

KOMPAS.com - Minuman tertentu dapat meringankan atau memperburuk gejala asma.

Beberapa minuman mungkin memiliki efek anti-inflamasi pada saluran udara.

Asma adalah kondisi kronis ketika saluran udara seseorang bereaksi terhadap pemicu tertentu, yang menyebabkan pembengkakan dan peradangan di saluran udara.

Akibatnya, menjadi sulit bagi udara untuk melewati saluran udara, sehingga sulit bagi orang tersebut untuk bernapas.

Oleh karena itu, minuman yang memiliki sifat anti-inflamasi dapat membantu mengatasi gejala.

Berikut ini beberapa minuman yang baik dikonsumsi oleh penderita asma, seperti dilansir dari Medical News Today.

Baca juga: 4 Gejala Asma yang Perlu Diwaspadai

Minuman berkafein

Kafein adalah zat yang ada dalam kopi, teh, minuman ringan tertentu, dan kakao.

Sebuah studi menunjukkan bahwa kafein mungkin memiliki efek menguntungkan pada gejala asma.

Studi tersebut menunjukkan bahwa mengonsumsi kafein dalam jumlah kecil dapat meningkatkan fungsi paru-paru hingga 4 jam.

Para penulis mencatat bahwa kafein sangat mirip secara kimiawi dengan obat yang disebut teofilin, yakni obat yang digunakan dokter sebagai bronkodilator untuk membuka saluran udara di paru-paru.

Karena efek kafein ini, orang harus memberi tahu dokter jika mereka baru saja mengonsumsi kafein sebelum melakukan tes fungsi paru-paru, seperti spirometri.

Minuman dengan vitamin D

Sebuah studi tahun 2016 mencatat bahwa anak-anak dan orang dewasa dengan kadar vitamin D rendah lebih mungkin mengalami gejala asma.

Sebaliknya, mereka yang memasukkan vitamin D dalam makanan cenderung tidak memerlukan rawat inap karena asma.

Susu sapi yang diperkaya atau susu nabati mungkin mengandung vitamin D, yang dapat membantu mencegah serangan asma dalam beberapa kasus.

Baca juga: Memiliki Gejala Serupa, Apa Perbedaan Asma dan Pneumonia?

Air

Dehidrasi dapat membuat seseorang lebih mungkin mengalami gejala asma.

Sebuah studi tahun 2019 menemukan bahwa dehidrasi mengurangi aliran darah ke kulit dan mempengaruhi seberapa efisien jantung bekerja.

Olahraga mengurangi hidrasi saluran napas yang meningkatkan risiko penyempitan saluran udara penyebab gejala asma.

Orang harus mengonsumsi air yang cukup untuk mencegah dehidrasi.

Mereka yang berolahraga secara teratur atau penuh semangat mungkin perlu minum lebih banyak.

Sementara banyak makanan dan minuman menghidrasi, air adalah cara sederhana untuk mencegah dehidrasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.